MUSIRAWAS, Buanaindonesia.com – Angka Harapan Hidup (AHH) masyarakat di Kabupaten Musi Rawas saat ini menduduki urutan ke 15, urutan tersebut menurun dari tahun sebelumnya yang menduduki posisi 13 dari 17 Kabupaten dan Kota se-Sumatera Selatan.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Mura, Aidil Adha mengatakan, usia masyarakat Mura saat ini hanya berkisar 60-65 tahun. Sedangkan sebelumnya rata-rata usia diatas itu.
Aidil menjelaskan, turunnya angka harapan hidup masyarakat terdiri dari beberapa faktor diantaranya disebabkan perokok berat, dan indikasi menggunakan narkoba.
“Ketika mereka mencapai usia 65,6 tahun sudah meninggal dunia, bahkan ada yang dibawah usia itu. Berdeda dengan sebelumnya, usia warga Mura diatas 70 tahun,” katanya, Senin (21/9).
Meskipun tak menjelaskan berapa angka warga yang meninggal dunia, namun angka harapan hidup masyarakat diprekdisikan usianya berkisar 65,6 tahun itupun termasuk yang sudah berusia panjang.
Kondisi tersebut memprihatinkan mengingat adanya penurunan AHH, pada urutan ke 15 se Sumatera Selatan. Menurutnya, AHH tersebut erat kaitannya dibidang kesehatan dan penyakit. Sehingga dengan begitu pemerintah harus lebih maksimal dalam pelayanan kesehatan terhadap masyarakat, dan mensosialisasikan bagaimana caranya hidup sehat serta terhindar dari penyakit.
Bila masyarakat dapat menjaga pola hidup yang sehat dan bersih, otomatis AHH mereka akan jauh lebih panjang dari usia sekarang. “Walaupun pemerintah sudah memberikan pelayanan secara maksimal, tetapi tidak didukung dengan kesadaran masyarakat juga, contoh kecil seperti tidak merokok dan mengkonsumsi narkoba,” jelas Aidil adha.
Ia mengharapkan kedepan AHH masyarakat Mura lebih baik lagi atau mengalami perubahan, dengan demikian Pemerintah dan masyarakat harus mengetahui hal tersebut agar dapat mengubahnya sesuai dengan kapasitas masing-masing.
“Kita yakin umur masyarakat Mura akan jauh lebih panjang dari sebelumnya, apabila ada kerjasama atau korelasi antara warga dan petugas untuk memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal,” pungkasnya.
Editor : Juan








