Akhir April, Lapak PKL ini Siap Ditempati

12.655 dibaca
Akhir April, Lapak PKL ini Siap Ditempati
pasar Batu Raja kabupaten Ogang Komering ulu

OKU, Buanaindonesia.com – Kepala UPTD Unit Pasar Atas Bulmi. mengatakan, pembangunan lapak dan los di Pasar Atas Baturaja saat ini sudah pada tahap finishing dan diprediksi pada akhir April nanti sudah bisa ditempati para pedagang kaki lima (PKL) di daerah itu.

“Saya prediksi akhir April puluhan los dan lapak yang kita bangun sudah bisa ditempati PKL,” tegas Bulmi, Kamis (24/3/2016).

Advertisement

Jika selesai dibangun kata Bulmi, ditargetkan sekitar 76 PKL yang selama ini berjualan di jalan raya depan Pasar Atas bisa tertampung. Sehingga, pasar tradisional kebanggaan warga OKU itu nanti tidak semerawut lagi.

Secara keseluruhan ungkap Bulmi, total lapak dan los pasar yang ada di Pasar Atas Baturaja tercatat sebanyak 1.000 unit. Namun selama ini banyak tidak ditempati, karena terganggu dengan keberadaan PKL yang sembarangan berjualan di badan jalan.

“Konsumen malas naik ke atas, karena di badan jalan banyak PKL yang menjajakan dagangannya. Jadi jangan heran kalau dulu lapak dan los pasar di Pasar Atas banyak yang tidak ditempati,” ungkapnya.

Namun kedepan lanjut Bulmi, demi mewujudkan keindahan dan kenyamanan warga, serta mencegah agar tidak ada lagi PK yang membandel, berjualan di badan jalan, maka pihaknya akan mengeluarkan surat izin kontrak berjualan kepada seluruh PKL yang berdagang di Pasar Atas.

Di dalam surat izin kontrak berjualan itu kata Bulmi, pihaknya akan menjelaskan dan membagi secara terperinci para PKL yang ada, sehingga tidak saling mengganggu lagi. “Misalnya, PKL yang mengantongi surat izin kontrak berjualan sayur mayur, maka yang bersangkutan kedepan tidak boleh berjualan ayam. Jika memang mau beralih, maka mereka harus mengurus izin dulu ke kita,” tegasnya.

Menurut Bulmi, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi PKL yang suka double membuka los dan lapak di Pasar Atas. “Kasihan dengan yang lain, tentu kalau hal ini tidak dicegah PKL banyak yang tidak kebagian los dan lapak,” katanya.

Selain itu lanjut Bulmi, pihaknya juga akan merelokasi seluruh pedagang emperan yang suka berjualan di depan ruko agar berjualan di pelataran Pasar Atas. “Mereka nanti cukup membawa payung saja. Kita akan siapkan pelataran khusus buat mereka agar bisa berjualan, sehingga wajah Baturaja bisa tertata lebih rapi lagi,” pungkasnya.

Bagaimana Menurut Anda?