BUANAINDONESIA.CO.ID,BANYUASIN – Cabup No urut 5 H Askolani S.H M.H – H.Slamet Somosentono melantik tim pemenangan relawan ibu kota Banyuasin Bangkit di posko gerbang KM 42 Kelurahan, Kayu ara kuning, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin. Senin (02/04).
Pelantikan dihadiri sedikitnya 200 orang relawan Ibu Kota Pangkalan Balai dan 18 Kecamatan , dalam Kabupaten Banyuasin, untuk pasngan no urut 5 yang bertekat untuk menjadi ‘tentara’ siap bergerilya pada pilkada Banyuasin 27 Juni 2018.
Tim Pemenen Banyuasin Bangkit Kap Inf. Purn TNI, H Dasmini saat memberikan pencerahan kepada tim relawan Banyuasin Bangkit tersebut, mengatakan, Menurut survey pasangan nomor urut 5 H Askolani-H Slamet Somosentono sudah dapat 42 persen dari 100 persen mata pilih Banyuasin. “Alhamdulillah pasangan Askolani-H Slamet Somosentono sudah pas,. Menurut survey Askolani-Slamet Somosentono dapat 42 persen dari 100. Berarti 58 bagi 4 pasang lainnya. Jadi kalau kita mau dukung yang menang apa yang kalah…? kalau dukung menang pilih no 5 Askolani-Slamet”. Ucapnya.
Dikatakan Dasmini, diibaratkan peperangan kalau ingin menang tentaranya harus merakyat, sebab tanpa dukungan masyarakat mustahil peperangan akan menang. “Saya tidak ragukan lagi kapasaitas dan kapabilitas pak H Askolani dan H Slamet. Sebab sudah dua periode jadi Pimpinan DPRD Banyuasin, “Pak Slamet juga pernah jadi pimpinan DPRD Muba dua periode, saya yakin H Askolani akan menang pilkada 2018”. ujarnya.
Ditambahkannya, bahwa pasangan 5 didukung 17 kursi dari 5 partai, “Kalau kita kaitkan dengan kehidupan sehari – hari, kita shalat 5 waktu adalah 17 rekaat,” tegas dia.
Askolani dalam penyampaiannya mengharapkan semua perjuangan bisa berhasil dan pada akhirnya dapat memenagkan pilkada banyuasin 2018. “Semoga Doa kita semua di ijabah Allah swt. Agar diberikan kedamian kebahagianaan dan dilindungi allah swt dalam segala pekerjaan dan langkah kita semua,” Ujar Askolani.
Askolani juga mengungkapkan, ada banyak hikmah saat keliling melakukan kunjungan ke desa-desa. Yaitu bisa lebih memahami kehidupan di desa, termasuk kebutuhan serta harapan para warga desa. Yang akan direalisasikan pada saat dirinya terpilih sebagai Bupati Banyuasin. “”Kami mendengar merasakan dan melihat langsung apa yang dirasakan masyarakat, termasuk sempat merasakan sedihnya terendam lumpur”. ungkap Askolani








