Babaranjang Anjlok, Ratusan Penumpang KA di Pindahkan ke Bis

13.403 dibaca

BATURAJA, Buanaindonesia.com- Lima unit bis Gading Mas digunakan untuk mengangkut 147 penumpang kereta api (KA) Eksekutif dari stasiun Tanjung Karang ke stasiun Kertapati.

Pemindahan penumpang dari gerbong penumpang Kereta Api ke bis angkutan itu, terkait insiden kecelakaan Babaranjang yang terjadi di desa Bindu kecamatan Peninjauan, Selasa dini hari.

Advertisement

“Pagi tadi sudah diberangkatkan.” Ujar Kepala Stasiun Baturaja, Abdullah dibincangi, Selasa siang (01/03/16).

Akibat kecelakaan Kereta api di jalur lintasan, arus lalulintas kereta api sejak pagi hingga petang  terganggu. Jadwal keberangkatan kereta penumpang maupun kereta barang, dibatalkan. Gerbong kereta yang mengangkut penumpang dari Stasiun Tanjung Karang, dibiarkan parkir di stasiun Baturaja sembari menunggu selesainya evakuasi di titik kejadian. Para penumpang yang terpaksa over staffen, sebelumnya sudah diberi servis yang baik.

“Sebelum bis berangkat pukul 06. 15, penumpang sudah diberi makan.” Ungkapnya.

Pembatalan keberangkatan, banyak sedikitnya membuat penumpang kecewa. Meski demikian, pihak PT KA mengembalikan penuh uang pembelian tiket.

Pantauanbauanaindonesia.com di stasiun Baturaja, keberangkatan 10 penumpang tujuan Baturaja – kertapati dibatalkan dan keberangkatan 19 penumpang dibatalkan untuk tujuan Baturaja – Tanjung Karang.

“Untuk pemesanan kereta malam, belum ada sampai saat ini.” Tandasnya.

Suasana lengang terlihat di halaman depann stasiun Baturaja. Tepat tengah hari, biasanya calon penumpang maupun keluarga penjemput, sudah meramaikan halaman tersebut. Di pelataran dekat jalur lintasan, sejumlah petugas terlihat sibuk.

Seperti yang diketahui selasa dini hari keret api Babaranjang yang di masinisi Wahyudi Prasetyo, dari arah Tanjung Karang menuju Tanjung Enim tergelincir keluar lintasan di Desa Bindu Kecamatan Peninjauan.

salah satu lokomotif CC.202.86.12 terpental keluar dari rel, dan terlepas dari sambungan menabrak tebing sehingga bagian lokomotif tertimbun tanah. Sedangkan dua lokomotif yang ke dua dan ke tiga dengan nomor CC. 202.90.05, CC. 202.08.02 hanya keluar dari rel.

Kejadian ini menewaskan salah satu asisten masinis Ascep Sunarto ( 27 ) Warga Dusun 8 Gunung Megang Dalam Kecamatan Pelita Jaya Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan nyawanya tidak tertolong akibat terjepit kursi yang posisi tertimbun tanah.

Dikirim dari ponsel cerdas Samsung Galaxy saya.

Bagaimana Menurut Anda?