Begal Sadis, Keok Di Pelor Polisi

33.919 dibaca
Kapolres Mura, AKBP Hari Brata didampingi Wakapolres, Kompol Padmo Arianto dan Kasat Reskrim AKP Satria Dwi Dharma mengelar press release penangkapan tersangka Hendri. Rabu (5/4) di Mapolres Mura.
Kapolres Mura, AKBP Hari Brata didampingi Wakapolres, Kompol Padmo Arianto dan Kasat Reskrim AKP Satria Dwi Dharma mengelar press release penangkapan tersangka Hendri. Rabu (5/4) di Mapolres Mura.

BUANAINDONESIA.COM, SUMSEL – Tim buser Satreskrim Polres Musi Rawas (Mura) kembali berhasil menangkap satu orang pelaku perampokan dan pembunuhan tauke karet di Dusun SP VI HTI Kecamatan Muara Lakitan. ‎Rabu (5/4) sekitar pukul 08.00 WIB di Jaan Lintas Curup-Kepahyang Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu.

‎Tersangka Hendri alias Dohen alias Hen (28), warga Desa Jajaran Baru Kecamatan Sakti Kabupaten Musi Rawas (Mura). Tersangka merupakan salah satu dari komplotan perampok bersenpi dan membunuh tauke karet di Dusun SP VI HTI. Ditangkap dengan LP/B-14/III/2017/SS/ResMura/SekM Lakitan tanggal 07 Maret 2017

Advertisement

Kapolres Mura, AKBP Hari Brata didampingi Wakapolres, Kompol Padmo Arianto dan Kasat Reskrim AKP Satria Dwi Dharma menegaskan, tim buser Polres Mura mendapatkan informasi tentang keberadaan tersangka Hendri, hendak ke Provinsi Bengkulu menaiki mobil travel.

Kemudian tim buser Satreskrim dipimpin Kasat Reskrim, AKP Satria Dwi Dharma dan Kanit Pidum, Ipda Bertu Haridyka membuntuti travel tersebut dari Kota Lubuklinggau. Tepatnya di Lampu Merah Jalan Lintas Curup-Kepahyang Kabupaten Rejang Lebong Prov Bengkulu, tim buser menghadang travel tersebut dan melakukan upaya paksa agar pelaku turun.

“Saat itu tersangka Hendri akan kita tangkap. namun, melakukan perlawanan dengan mengeluarkan tembakan dari dalam mobil travel, ke arah tim buser dan mencoba melarikan diri. Akhirnya tim buser mengejar dan terjadi aksi tembak menembak sehingga mengenai tersangka Hendri.” jelas AKBP Hari Brata saat mengelar press release penangkapan tersangka Hendri. Rabu (5/4) di Mapolres Mura.

Menurutnya, tim buser langsung membawa tersangka Hendri ke rumah sakit terdekat. Ternyata nyawa tersangka Hendri tidak dapat diselamatkan lagi. Karena dokter menyatakan tersangka Hendri telah meninggal dunia.‎ Adapun barang bukti (bb) yang diamankan dari tersangka Hendri yakni, satu pucuk senjata api rakitan (senpira) jenis pistol. Satu selongsong peluru kaliber 9 milimeter (mm) dan dua butir peluru aktif kaliber 9 mm. Diduga senpira tersebut digunakan tersangka untuk mengeksekusi para korbannya.

” Dari catatan kepolisian tersangka Hendri terlibat sejumlah aksi kejahatan curas bersenpi dan tidak segan-segan melakukan pembunuhan. ‎Aksi curas di Polres Mura sebanyak empat laporan polisi (LP) dan satu LP di Polres OKUT. ” kata Hari.

Hari Brata menambahkan untuk total tersangka berjumlah delapan orang. Tiga orang diantaranya telah diamankan. Tiga lagi masih masuk daftar pencarian orang (DPO). Dua tersangka diambil tindakan tegas aparat kepolisian yakni, Junarsah alias Jun Tato dan ter‎sangka Hendri. Sedangkan tersangka Hendri sebagai eksekutor  penembakan terhadap ketiga korban. Para korban diikat dan ditembak dari belakang oleh tersangka Hendri. ‎Polisi tidak akan mentoleransi aksi kejahatan curas, curat dan curanmor (3C). Karena tindakan tegas sesuai prosedur terhadap aksi kejahatan tersebut khususnya di Jalinsum Muratara dan Mura.

Untuk diketahui tersangka Hendri terlibat dalam aksi curas. Senin (6/3) sekitar pukul 21.00 WIB. Korban Ediyus, Patri Husein, dan Pahendra. Ketiganya dihadang di Jalan Poros Dusun Bumi Makmur Kecamatan Muara Lakitan. Ketiganya disekat dan diikat menggunakan tali tambang dan tali plastik. Korban ketiganya disuruh jongkok dan ditembak dari belakang lalu dibuang ke Sungai Keruh. Satu korban selamat dalam aksi perampokan sadis tersebut yakni korban Pahendra.

Sebelumnya Para tersangka ini menghadangkan mobil di tengah-tengah badan jalan. Dengan berpura-pura mengalami kerusakan mobil.

Baca ; Hati-hati ini Cara Baru Begal

Setelah melancarkan aksinya, para begal itu membuang korban ke sungai setelah sebelumnya diberondong peluru. Beruntung, salah satu  diantaranya selamat dan berhasil ditemukan. Korban yang selamat itu adalah Pahendra.

Baca: Korban Begal Dibuang ke Sungai Akhirnya Berhasil Ditemukan

Bagaimana Menurut Anda?