BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA- Memasuki hari kedelapan bulan puasa ramadhan, PTPN 7 Unit Usaha Betung melaksanakan buka bersama warga dan anak yatim piatu desa penyangga, di kediaman rumah dinas Manajer PTPN7 Betung.
Dalam kesempatan tersebut, PTPN 7 Unit Usaha Betung juga menyantuni 261 orang anak yatim piatu yang berasal dari desa Tanjung Agung Selatan, Teluk Kijing I, Teluk Kijing II, Teluk Kijing III, desa Lais kecamatan Lais, desa Gajah Muda kecamatan Babat Supat kabupaten Musi Banyuasin serta desa Suka Mulya dan kelurahan Betung kecamatan Betung kabupaten Banyuasin.
Hadir dalam kesempatan itu, Direktur Operasional PTPN7 beserta jajaran, Kepala Bagian kantor direksi, Manajer Wilayah eks Distrik Banyuasin dan karyawan, Kapolsek Lais beserta anggota, Danramil Sekayu, Danramil Betung, Sekcam Lais, dan undangan.
Okta Kurniawan selaku Manajer PTPN7 Unit Betung dalam kesempatan itu mengucapkan terimakasih atas kedatangan tamu undangan dalam kegiatan buka bersama anak Yatim yang dilaksanakan pihaknya. Menurutnya, kegiatan tersebut rutin dilakukan PTPN7 setiap bulan Ramadhan, mengingat pentingnya sebagai majelis pembuka hati, saling mengingatkan dan introspeksi diri, guna membangun kesadaran tentang makna hidup di hadapan Tuhan.
“Setiap tahun, PTPN 7 melakukan kegiatan buka bersama sekaligus menyantuni anak Yatim, untuk kali ini santunan kepada anak yatim piatu sebanyak 261 orang,” jelas Okta Kurniawan, (24/5/18)
Senada dikatakan Pedi Budiansyah, Perwakilan direksi PTPN 7, pemberian santunan terhadap anak yatim dan buka bersama ini adalah sebagai bentuk kepedulian PTPN 7 terhadap anak yatim yang ada di sekitaran perkebunan tersebut.
Ketua SPPN PTPN 7 Pusat ini menambahkan, pihaknya akan selalu berupaya melakukan yang terbaik untuk desa yang ada di sekitaran perusahaan. Salah satunya adalah menyantuni anak – anak yatim yang ada di sekitaran perusahaan milik negara tersebut.
“Kami berharap santunan ini bisa dipergunakan dengan baik dan bisa mengurangi beban kalian semua,” harapnya.
Mengisi waktu berbuka, Ustadz Mustakim menyampaikan urusan santunan terhadap anak yatim, bahwa orang orang yang mengurusi anak yatim ibarat dua jari yang tidak ada jaraknya dan orang orang yang mendustakan agama adalah yang mengabaikan anak yatim dan ketiga orang yang makan harta anak yatim maka sama saja makan api didalam perutnya.
“Mudah mudahan dengan menyantuni anak anak yatim, ptpn7 makmur, produksinya lancar, dapat mengayomi karyawannya dan masyarakat,” jelasnya.
Safari Ramadhan di PTPN 7 Betung ditutup dengan acara berbuka bersama, kegiatan tersebut berjalan tertib dan lancar.








