BUANAINDONESIA.CO.ID, MUSI RAWAS – Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Kombes Pol Edi Setyo BS turun ke lahan perkebunan kelapa sawit gambut di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Untuk pembuatan sekat kanal pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). di areal perkebunan PT Dendi Marker Indah Lestari Kelurahan Bingin Jungut Kecamatan Muara Rupit Kabupaten (Muratara). Jumat (9/7) sekitar pukul 18.00 WIB.
Bahkan, Karo Ops Polda Sumsel, Kombes Pol Edi Setyo BS, Bupati Muratara, H Syarif Hidayat, Kapolres Mura, AKBP Pambudi dan jajaran Kapolsek berbuka puasa di lokasi pembuatan sekat kanal yang berjarak 25 kilometer dari Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Muratara.
Pembuatan sekat itu menggunakan kayu, terpal, karung berisi pasir pembuatan sekat kanal di lakukan.
Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Sumsel, Kombes Pol Edi Setyo BS didampingi Kapolres Mura, AKBP Pambudi menegaskan, pembuatan sekat kanal dilakukan untuk mengantisipasi dan bentuk pencegahan karhutla di musim kemarau.
“Jika untuk perkebunan ada dua metode yakni jika dilahan mineral dibuat embung air. Sedangkan di lahan gambut dibuat sekat kanal. Dimana bertujuan sebagai penyimpan air dan tetap membuat lahan gambut menjadi basah,”jelas Kombes Pol Edi Setyo.
Menurutnya, partisipasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara yakni Bupati langsung turun ke lapangan ikut membuat sekat kanal. Sangat disambut baik karena terlihat kepedulian pemerintah terhadap penanganan dan pencegahan karhutla.
“Kita Polda Sumsel berikan apresiasi tinggi kepada Pemkab Muratara. Dimana bupatinya turun langsung dan berbuka puasa di lokasi sekat kanal areal gambut,”kata dia.
Sementara itu, Bupati Muratara, H Syarif Hidayat menegaskan Pemkab Muratara menyambut baik Polda Sumsel yang turun langsung memberikan pembelajaran terhadap pencegahan karhutla. Dengan membuat sekat kanal di areal gambut.
“Kita minta kedepan para perusahaan di Muratara membuat langkah pencegahan karhutla. Karena Polda Sumsel dan Polres Mura peduli terhadap pencegahan karhutla,”tegas Syarif Hidayat.
Ia menambahkan, kedepan diharapkan di Kabupaten Muratara Zero titik api. Jangan ada karhutla yang terjadi. Semua pihak turut berperan aktif terhadap pencegahan karhutla.










