BUANAINDONESIA.CO.ID, MUSI RAWAS – Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla), menjadi perhatian khusus semua pihak dan stake holders pada saat ini, apalagi mejelang asian games 2018 di jakarta dan Palembang, ancaman karhutla dapat menjadi momok bagi kita bersama. Tidak berkecuali jajaran Mapolres Mura.
Kapolres Musi Rawas AKBP Pambudi, SIK melalui Kapolsek Tugumulyo AKP Dedi PJ, SH membenarkan kegiatan yang dilakukan Anggotanya, Mereka (Bhabinkamtibmas) memberikan penyuluhan kepada Petani, dengan memberikan brosur larangan pembakaran hutan dan lahan, mengingatkan agar petani tidak membakar lahan, atau sisa hasil panen padi (jerami) karena dapat berpotensi menyebabkan kebakaran yang besar.
” Upaya preventif dalam penanganan karthutla ini dilakukan jajarannya secara intens, setiap kali berinteraksi dengan Petani di Pedesaan, Bhabinkamtibmas senantiasa mengingatkan agar meninggal budaya lama, membakar untuk membuka lahan baru ataupun membersihkan hasil panen dengan cara dibakar, sampai saat ini upaya intensif yang dilakukan jajaran kami cukup berhasil, hal ini dapat dilihat dengan minimnya titik api (hospot) melalui aplikasi pemantauan satelit.”
Diketahui bahwa Pengalaman kebakaran hutan dan lahan tahun lalu, yang menyebabkan terganggunya polusi udara di Sumatera, Kalimantan bahkan sampai di Negara Tetangga yaitu Malaysia, Singapura dan Brunei Darusallam menjadi tantangan terbesar bagi semua Pihak untuk menanggulangi Karhutla sejak dini.
Oleh karena itu Polres Musi Rawas, melalui semua Bhabinkamtibmasnya di tingkat Desa bergerak secara masif, dengan senantiasa memberikan himbauan kepada masyarakat agar bersama-sama mencegah karhutla. Dan salah satunya Bhabinkamtibmas Polsek Tugumulyo, hari ini Kamis (13/7/2017) pukul 11.00 Wib membagikan brosur kepada Petani di areal persawahan Desa C Nawangsasi Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas.








