
BUANAINSUMSEL.COM, MUSIRAWAS – Komandan Distrik Militer (Dandim) 0406 Kabupaten Musi Rawas (Mura), Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Letkol Inf M Thohir blusukan ketiga kecamatan enam desa. Blusukan mengecek lokasi cetak sawah baru seluas 500 hektar di Kabupaten Mura.
“Ini program pemerintah pusat. Kita bekerjasama dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan instansi Pemkab Mura. Kita sudah siapkan lokasi cetak sawah dari sekarang,”tegas Letkol Inf M Thohir saat melakukan proses cetak sawah di kecamatan Megang Sakti. Kamis (19/1).
Menurutnya, ada tiga kecamatan lokasi cetak sawah yakni kecamatan Megang Sakti, Sumber Harta dan kecamatan Terawas. Yang tersebar di desa Megang Sakti V dengan pengajuan sebelumnya 89 hektar sekarang 185 hektar. Desa Sukarami sebelumnya 75 ha menjadi 34,5 ha.
Desa Sukajaya sebelumnya 102 ha menjadi 104,1 ha, Jambu Rejo sebelumnya 70 ha menjadi 59,8 ha. Sumber Asri sebelumnya 85 ha menjadi 89,6 ha. Padu Raksa sebelumnya 24 ha menjadi 27 ha dan desa Sumber Karya sebelumnya 55 ha menjadi 0.
“Kita cetak sawah meningkatkan pendapatan masyarakat, produktivitas padi dan memanfaatkan lahan tidur yang ada menjadi terbuka dan meningkatkan nilai jual lahan yang ada,”jelas dia
M Thohir menjelaskan dalam proses cetak sawah sendiri kita memperhatikan proses irigrasi yang ada. Jangan sampai sawah yang dibentuk tidak teraliri dengan air yang cukup. Karena proses cetak sawah sejak awal diperhatikan saluran irigrasi pengairan sawah. “Saya juga harapkan para petani benar-benar memanfaatkan lahan cetak sawah yang dilakukan. Karena ini membantu masyarakat khususnya para petani dan menciptakan swasembada pangan sesuai instruksi Presiden RI,”ujar M Thohir.
Selain itu, pihaknya juga memperhatikan pola tanam padi selama ini. Karena ada petani yang bisa panen dua kali satu tahun ada tiga kali setahun. “Nah, kita pelajari kenapa bisa tiga kali panen dalam setahun. Sehinga, seluruh tSelain itu, pihaknya juga memperhatikan pola tanam padi selama ini. Karena ada petani yang bisa panen dua kali satu tahun ada tiga kali setahun. “Nah, kita pelajari kenapa bisa tiga kali panen dalam setahun. Sehinga, seluruh tanaman padi yang ditanam bisa panen tiga kali dalam satu tahun,”katanya.
Sementara itu, Camat Megang Sakti, Ahmadi Zulkarnain mengatakan pihaknya bersama masyarakat sangat terbantu dengan cetak sawah baru yang dilakukan Kodim 0406. Karena bertambahnya sawah yang ada selama ini. “Cetak sawah baru tentunya meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya petani. Apalagi cetak sawah baru dilakukan langsung oleh anggota Kodim 0406 dan petani langsung dapat bercocok tanam,”pungkasnya.
Editor : Juasyah







