Dua pelajar SMA ikuti UAS di dalam rutan Baturaja

14.119 dibaca

OKU, Buanaindonesia.com – Ujian Akhir Sekolah (UAS) tahun 2015/2016 dilaksanakan selama 7 hari dan telah dimulai secara serentak sejak senin (14/3) kemarin.

UAS merupakan hal yang telah dinanti oleh siswa SMA kelas XII, tak terkecuali oleh 2 orang siswa yakni AK dan AI siswa dari dua sekolah SMA yang berbeda, terpaksa harus mengikuti UAS di dalam rutan kelas II B Sarang Elang Baturaja karna kasus hukum yang mebelit mereka.

Advertisement

Diketahui AK (17) merupakan salah satu tersangka yang terlibat dalam kasus pembunuhan Branch Operasional Manager (BOM) Bank Mandiri Cabang Baturaja, Yoppi Novrianto beberapa waktu lalu.

Meskipun suasana agak sedikit berbeda dari ruang ujian di sekolah pada umumnya dan dengan di awasi oleh guru dan di bantu oleh pihak rutan serta pihak P2TP2A , tapi dengan tenang dan santai AK (17) mengerjakan satu persatu soal Ujian Akhir Sekolah (UAS).

Kepala Rutan kelas II B Sarang Elang Baturaja Chaerul Umri melalui Kasi Pelayanan Tahanan Ismaton yang ditemui diruangannya, Selasa (15/3/2016) pagi. membenarkan ada 2 orang warga binaan rutan sarang elang yang mengikuti Ujian Sekolah.”Ada dua warga binaan atas nama AK dan Al dari dua sekolah yang berbeda mengikuti ujian didalam rutan,”Ungkapnya.

Lanjut ismaton pihaknya sangat mendukung bagi warga binaan Rutan Sarang Elang yang mengikuti ujian, “kita menyediakan satu ruangan yakni ruang rapat untuk digunakan oleh warga binaan melaksanakan ujian, sengaja kita khususkan supaya mereka bisa tenang dan nyaman mengikuti ujian, bahkan saat ujian keduanya kita wajibkan menggunakan seragam sekolah biar mereka merasa seperti suasana sekolah,”Ujarnya.

Ismaton mengatakan pihak rutan hanya bisa memfasilitasi dan mendukung warga binaan yang mengikuti ujian, tentunya hal ini atas permintaan dan pemberitahuan pihak sekolah. Karna jika bukan sekolah yang meminta pihak rutan tidak tahu apakah warga binaan yang bersangkutan masih terdaftar atau tidak.

“beberapa hari sebelum pelaksanaan Ujian Sekolah, pihak sekolah telah mengirimkan surat pemberitahuan dan permintaan fasilitas untuk warga binaan yang bersangkutan untuk dapat melaksanakan ujian di dalam rutan, dan kita sangat mendukung karna pendidikan ini adalah hak mereka. Yang pastinya ada pemberitahuan dari pihak sekolah karna kita tidak tahu apakah warga binaan kita masih terdaftar atau tidak, bisa saja mereka mengaku kelas XII Tapi tidak terdaftar,”Imbuhnya.

Hal yang senada juga di ungkapkan oleh Kepala Dinas pendidikan OKU Drs Mahyudin Helmi MM melalui Kabid Pendidikan pengajaran Hj.Erwani Santi S.Pd MM, yang mengatakan ada 2 siswa yang mengikuti US. “Kalau data yang kita peroleh untuk US kelas XII tahun ajaran  2015/2016 ini ada 2. Jadi mereka tetap diikutkan ke US karena  mereka sudah terdaftar di Daftar Peserta Ujian (DPU). Jadi walaupun di Rutan mereka tetap memiliki hak dan kewajiban untuk mengikuti Ujian Sekolah maupun Ujian Nasional di bulan april mendatang,” ujar Erwani.

Sementara itu AK yang di bincangi buanaindonesia.com mengaku tidak mengalami  kesulitan pada saat mengerjakan soal mtk dan sosiologi, yang diujikan pada hari ini. “Tidak susah, dan soal bisa dijawab,” kata anak yang lahir pada 13 mei 1998 ini.

Seperti murid-murid yang lain yang melaksanakan US di sekolah, ia juga diberikan waktu dua jam, yakni pukul 07.30 – 09.30 dan 10.30 –  12.30.

AK mengungkapkan, ia memiliki persiapan khusus untuk menghadapi UAS yakni di waktu tertentu dirinya belajar dengan menggunakan buku-buku yang dikirim oleh orang tuanya serta guru-gurunya. “dari magrim sampai isyak belajar”. Ungkap Anak kedua dari empat bersaudara ini.

Walaupun begitu saat bebas nanti Ak berkeinginan untuk tetap melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi.

Bagaimana Menurut Anda?