OGAN ILIR, Buanaindonesia.com– Guna meningkatkan pemahaman dan peran serta Forum Komunikasi Lembaga Swadaya Masyarakat (FKLSM) dan Organisasi Masyarakat (Ormas) didalam pembangunan Rabu (28/05/14) diadakan Konsolidasi dan seminar sehari bertempat gedung LPMP Indralaya Kabupaten Ogan Ilir (Oi)
A.Ibrahim dari FK LSM Sumsel mengatakan tujuan diadakannya kegiatan tersebut untuk memberi pengertian mengenai tugas dan fungsi dari Lembaga Suadaya Masyarakat, dalam acara tersebut pihaknya mengundang hampir seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada di kabupaten Ogan Ilir (Oi) namun sangat disayangkan banyak SKPD yang tidak hadir.
Menurut. A.Ibrahim tugas dan fungsi LSM adalah untuk melakukan control sosial dan memberikan saran agar program pemerintah tepat sasaran.
“Untuk itu LSM juga dituntut kedewasaan, terlebih lagi LSM dan Ormas itu juga harus terus mengikuti perkembangan yang ada, Dengan demikian citra LSM dan Ormas bisa terangkat” ucapnya
Pada Kesempatan yang sama Ketua DPRD OI Drs.H.Iklim Cahya, MM dalam arahannya mengatakan di tubuh LSM atau Ormas ini perlu ada komunikasi ke semua pihak secara berkelanjutkan, bersinambungan, keterbukaan agar tidak terjadi salah persepsi. Karena untuk diketahui LSM bekerja secara profesional bukan semata mata untuk mencari kejelekan.
Sementara itu Gusti Ali Sekretaris FKLSM Kabupaten OI sangat menyayangkan pada acara penting seperti ini banyak SKPD yang diundang tidak hadir bahkan tidak juga mengirimkan perwakilannya. Karena selama ini banyak sekali orang menilai LSM, Ormas hanya sebuah organisasi yang hanya mencari keuntungan padahal itu sama sekali tidak benar.
Justru lanjut Gusti Ali keberadaan LSM dan Ormas hadir merupakan control sosial, baik itu masalah pembangunan juga masalah lainnya.
Acara konsolidasi dan seminar ini dibuka langsung oleh Bupati ogan ilir yang diwakili Asisten I Pemkab OI H.Herman, SH, MM juga dihadiri pengurus FK LSM Sumsel, Ketua DPRD OI, pengurus FK LSM kabupaten OI, Ormas yang ada di Kabupaten OI, antara lain Sukoi, lansia serta undangan lainnya.
Editor: Nadi









