Harga Ayam Meroket, Pedagang Keluhkan Minimnya Minat Pembeli

10.567 dibaca

BANYUASIN, Buanaindonesia.com – Harga daging ayam yang ada di pasar tradisional Pangkalan Balai Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin saat ini mengalami kenaikan.

20151111_134751Informasi yang dirangkum, harga ayam tersebut sebelumnya berada di harga Rp. 20.000   per kilogramnya, namun hingga dua pekan terakhir ini harganya naik menjadi Rp. 28000.

Advertisement

“Saat ini harganya masih berkisar di Rp 28.000, sebelumnya Rp 20.000,” Jelas Arafik pedagang ayam pasar pangkalan balai.

Dituturkannya, kenaikan harga ayam tersebut sudah terjadi sejak dua pekan terakhir.

“Kalau naiknya sudah dua minggu ini, sebelumnya murah harganya, pelanggan masih bisa membeli. Kalau begini bagaimana lagi kami mau jual,” imbuhnya.

Masih dijelaskannya, dari mahalnya harga ayam ini pihaknya terpaksa mengurangi jumlah pengambilan di kandang.

“Biasanya kalau harganya murah berjualan dari jam 07:00 wib pagi sampai pukul 11:30 wib saja barang sudah banyak yang terjual. Namun sekarang sulit sekali untuk menghabiskan 30 kg dalam satu hari. Akibatnya saya mengurangi pengambilan di kandang, dan pelanggan pun juga mengurangi jumlah pembelian mereka.seperti pengusaha rumah makan  Rata-rata mereka mengurangi jumlah pembelian sebanyak 5kg dari 10 kg yang biasa mereka beli”tukasnya.

Sementara itu salah satu pelanggan Diana (36) mengaku tidak begitu heran dengan harga ayam yang sedang naik ini.

“Ahh sudah biasa kalau harganya begitu, dari dulu memang harganya sudah naik.”katanya.

Dilanjutkannya, dirinya biasa membeli ayam sebanyak 1 kg untuk dikonsumsi, namun setelah ada kenaikan seperti ini dirinya terpaksa mengurangi.

“Saya dan keluarga hobbi sekali membeli ayam untuk lauk biasanya saya beli 1kg untuk dimasak. Sekarang terpaksa saya kurangi, sebab uang saya tidak cukup lagi untuk membeli keperluan lain”tukasnya.

Dirinya berharap kepada pemerinta agar sekiranya baik pedagang maupun petani diperhatikan.

“Kondisi ini sangat memprihatinkan, pemerintah harusnya perhatikan rakyat kecil seperti petani dan pedagang. Sebab masyarakat seperti kami ini sudah kesulitan sekali. Untuk bertahan hidup,”tandasnya.

Bagaimana Menurut Anda?