Hati-hati, Produk Meragukan Banyak Beredar

10.879 dibaca
Hati-hati, Produk Meragukan Banyak Beredar
Petugas gabungan saat sidak di Lubuk Linggau

LUBUK LINGGAU, Buanaindonesia.com- Waspada terhadap beberapa jenis makanan dan minuman yang anda ragukan kelayakananya, di Lubuklinggau terdapat sejumlah barang yang diragukan beredar luas di minimarket dan super market ternama.

Pantauan dilapangan, tim Gabungan Disperindag, Ketahanan Pangan,  Dinas Kesehatan, Polisi, Pol PP dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) kemarin menemukan barang-barang yang meragukan kelayakanya yakni buah Kurma dalam kemasan merk El Waha dan permen buah HAW (Saan Zaa) dijual di swalayan ternama di Jalan Yos Sudarso Kelurahan Dempo, Kecamatan Lubuklinggau Timur II.

Advertisement

Disamping itu, di swalayan lain tim gabungan juga menyita makanan beku yang sudah kadaluwarsa  dalam freezeer dan kemasan rusak di salah satu swalayan di Jalan Jendral Sudirman Kelurahan Pasar Permiri. Kemudian Tim gabungan juga melanjutkan razia di Alfamart dan Indomaret juga menyita beberapa makanan yang kemasan rusak.

Petugas tim gabungan sempat kesal dengan pihak Swalayan di Kelurahan Dempo karena mengambil barang  yang akan dijadikan sample barang yang diragukan oleh petugas.

Terakhir tim melakukan pemeriksaan di salah satu departemen store ternama di Kelurahan Taba Jemekeh Kecamatan Lubuklinggau Timur I, petugas hanya menyita madu dalam kemasan dan mie instan yang kemasannya rusak.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag, Sumadi Suparji menerangkan dari razia di swalayan, minimarket dan departemen store mengamankan beberapa jenis makanan yang meragukan, ekpired dan kemasan rusak.

“Ada permen buah HAW yang nomor register BPOM RI nya duoble, didalam satu kemasan ada dua nomor, kemudian ada juga kurma dalam kemasan yang nomor registernya mencurigakan,”terang Sumadi saat sidak belum lama ini.

Selanjutnya, kata dia, barang-barang yang disita akan ditindaklanjuti dengan menelusuri distributor barang dan melakukan pengecekan nomor register ke BPOM.

“Kalau nanti terbukti nomor register produk ini palsu, maka kita akan menyita semua barang-barang yang ada di pasaran, untuk sementara waktu ini kita tindaklanjuti dulu,”tegasnya.

Sedangkan, Kabid Makanan dan Minuman Dinkes Lubuklinggau, Deasy Novia menyampaikan, usai razia kemarin, menyatakan‎ register BPOM yang terpasang di paket Kurma merk El-Waha setelah di cek ternyata milik brand Farm Fruit bukan El-Waha, kemudian untuk register BPOM permen buah HAW dicurigai palsu karena terdapat dua nomor yang berbeda di dalam bungkus kemasan.

“Kurma El-Waha sudah kita cek ternyata register BPOM ny milik Farm Fruit dan permen buah HAW juga kita pinjam untuk proses selanjutnya, kita akan tindaklanjuti kita cek kebenaran registernya, kemudian kita cek distributor barangnya,”kata dia.

Ditegaskannya,‎ barang kemasan tangan seperti Kurma El Waha seharusnya dilampirkan juga nomor Register Dinkes karena sebagai bukti pihak pengemas sudah mengikuti pelatihan keamanan pengemasan.

Dengan demikian, ia menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam membeli barang dengan memperhatikan kemasan, dan batasan expired barang.

Bagaimana Menurut Anda?