BANYUASIN, Buanaindonesia.com- Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDT) Eko Putro Sandjojo mengadakan kunjungan perdana ke Kota Mandiri Terpadu (KTM), Desa Mulyasari, Kecamatan Tanjung Lago, Kabuputen Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan.

Menurut Dia, Telang merupakan contoh pengelolaan kawasan Transmigran Modern di Indonesia, “Telang, merupakan contoh nasional pengelolaan kawasan tujuan transmigran modern,”Kata Eko Putro Sandjoyo, Rabu 7 September 2016.
Dia mengatakan Di kawasan transmigrasi ini hutan belantara, mampu diubah menjadi pusat ekonomi lokal. “Saya datang kesini atas nama pemerintah, membawa BUMN, swasta, dan transmigran untuk membangun daerah ini agar percepatan pembangunan di Telang bisa tumbuh lebih cepat,”ujarnya.
Pantauan Buanaindonesia.com- Kedatangan, Eko Putro Sandjojo didampingi Kepala Bulog Jarot Kusuma Yarti, Wakil Dirut BNI Suprayarto, Perwakil Menkop UKM Syafriza, Direktur Bisnis dan Usaha Mikro BRI Muhammad Irvan, dan Wakil Bupati Banyuasin SA Supriyono. Anggota DPRD Sumsel Dapil Banyuasin Nasrul Halim. Asisten Kesejahteran Rakyat Sumsel, Kepala Dinas Tenaga Kerja Sumsel. Dan sejumlah kepala SKPD di Lingkungan pemerintah kabupaten Banyuasin. Selain itu juga, Tokoh-tokoh Perhimpunan Anak Transmigran Ripublik Indonesia (PATRI) di Pusat, Provinsi Sumsel dan Kabupaten Banyuasin juga turut menyukseskan kunjungan Menteri tersebut.
“Semua ini bukti nyata ingin membangun Telang, saya yakin sepuluh tahun kedepan sudah sangat bagus sekali pertumbuhan perekonomian di Telang ini,”kata Eko.

“Sinergistas inilah yang harusnya ada agar harapan untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik bagi para transmigran bisa terwujud,” katanya.
Bukti sinergitas terpadu antarstakeholder di Telang, lanjut Eko tampak dari peran Bulog, sektor perbankan, hingga pemerintah daerah setempat. Bulog misalnya mampu mewujudkan lumbung pangan lokal di Telang dengan Program Lumbung Pangan Desa Kita “Bunga Ganesa”.
Dengan program ini Bulog mampu menjaga harga hasil panen dari petani stabil saat panen maupun saat musim tanam. Sektor perbankan dalam hal ini adalah BRI dan BNI mampu menjadi mitra produktif para trasmigran melalu ketersediaan kredit murah bagi mereka. Sedangkan pemerintah lokal mampu menyediakan saran infrastruktur dan prasarana layanan dasar yang membantu membangun sinergitas kawasan.
Kepala Bulog Jarot Kusuma Yarti saat mendampingi berjanji akan memfasilitasi petani untuk meningkatkan kualitas hasil panennya
“Akan saya siapkan untuk menujang kualiatas hasil panen,silahkan ajukan, apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” pungkasnya (ADV)








