Lomba Melemang di Muara Enim Berhasil Pecahkan Rekor Muri

3.238 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, MUARA ENIM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim melalui Tim Penggerak PKK Kabupaten Muara Enim berhasil memecahkan rekor indonesia bahkan dunia melalui Lomba Melemang dengan peserta terbanyak dan lemang terbanyak. Atas prestasi tersebut, Lomba Melemang berhasil memecahkan rekor dan berhasil mendapat penghargaan Museum Rekor Indonesia (Muri).

Lomba yang diikuti sebanyak 1.539 peserta tersebut, berlangsung meriah dan semarak, bertempat di Stadion Sekundang Bara Muara Enim, Sabtu (24/11/2018).

“Kita bangga atas prestasi yang diraih oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Muara Enim dengan berhasil memecahkan rekor Muri dalam menggelar lomba melemang dengan jumlah peserta dan lemang teebanyak,” tutur Bupati Muara Enim Ir H Ahmad Yani MM dalam sambutannya acara pemecahan rekor Muri Lomba Melemang.

Yani menjelaskan, Lemang merupakan kuliner khas Kabupaten Muara Enim. Oleh karena itu harus terus dilestarikan dan dikembangkan sebagai salah satu icon kuliner dari Kabupaten Muara Enim.

“Tradisi Melemang biasanya dilaksanakan oleh beberapa desa di Kabupaten Muara Enim setiap memasuki tanggal 10 Muharam. Alhamdulillah, kali ini kita berhasil memecahkan Rekor Muri melalui lomba melemang,” ucap Yani.

Sementara itu, Ketua Panitia Lomba dan juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Muara Enim Ir Hj Sumarni MSi dalam laporannya mengatakan, lomba melemang dengan memecahkan rekor Muri merupakan salah satu rangkaian dalam rangka memeriahkan dan menyemarakan Hari Jadi Kabupaten Muara Enim Ke-72.

Selain itu, kata Sumarni, lomba melemang ini bertujuan untuk melestarikan kuliner khas Kabupaten Muara Enim. Sekaligus sebagai destinasi wisata kuliner di Kabupaten Muara Enim.

“Alhamdulillah melalui lomba melemang ini, kita berhasil memecahkan rekor Muri dengan jumlah peserta dan lemang terbanyak. Dengan kreativitas warga, telah diciptakan berbagai varian rasa lemang dari sebelumnya hanya beberapa rasa seperti ada rasa duren, pisang dan berbagai rasa lainnya,” ucap Sumarni.

Awalnya, terang Sumarni, pihaknya menargetkan 6.500 batang lemang yang di masak. Namun, kenyataannya berhasil menembus 10.773 batang lemang yang di masak oleh sebanyak 1.539 peserta.

“Kita bersyukur lomba melemang ini sangat disambut antusias oleh warga. Bahkan, kita terpaksa membatasi jumlah peserta karena keterbatasan tempat. Kita ucapkan terima kasih kepada masyarakat Muara Enim, mari kita lestarikan budaya kuliner lokal sebagai salah satu ciri khas dari Kabupaten Muara Enim,” pungkasnya.

Bagaimana Menurut Anda?