Miliki Keterbatasan Fisik, Bangun Adi Optimis Jalani Hidup

13.723 dibaca
Miliki Keterbatasan Fisik, Bangun Adi Optimis Jalani Hidup
BUANAINDONESIA.COM, SUMSEL – Bangun Adi (37), warga Desa Kepur Kecamatan Kota Muara Enim ini memiliki kondisi fisik berbeda dengan kebanyakan orang. Dirinya mengalami cacat tubuh sejak kecil. Namun, kondisi tersebut tidak membuatnya minder dan merasa rendah diri. Bahkan, dirinya selalu optimis dapat menjalani hidup sukses layaknya orang-orang yang bertubuh normal.
Beginilah keseharian Bangun Adi yang berprofesi sebagai montir barang elektronik saat media ini, berkunjung di kediamannya di Kampung Satu Desa Kepur Muara Enim, Minggu (16/04/2017).
Seorang pemuda yang mengalami cacat dibagian kaki hingga tidak bisa berjalan ini terlihat sibuk memperbaiki barang-barang elektronik  yang diantarkan para pelanggan, baik dari dalam desa maupun di luar desa. Barang elekrtonik seperti tv, kipas angin, dvd, blinder dan lain-lain terlihat menumpuk di sudut rumahnya menunjukkan bahwa keahlian dalam montir sudah diakui pelanggan.
Diceritakan Bangun, pada awalnya sejak kecil dirinya merasa prihatin dengan kehidupan yang menimpa dirinya, sebab selain mempunyai tubuh yang tidak sempurna juga tidak mempunyai pekerjaan, ditambah lagi dengan kehidupan ekonomi oang tuanya pas-pasan.
Seiring berjalannya waktu, ternyata kehidupan tersebut membuat dirinya berpikir dan mencoba untuk berkarya, dengan bermodalkan coba-coba untuk memperbaiki barang-barang ternyata membuat dirinya tertantang sehingga bisa melakukan pekerjaan sebagai montir barang-barang elektronik.
“Selain belajar montir secara otodidak, saya juga beberapa kali mengikuti pelatihan-pelatihan yang diadakan oleh pemerintah maupun melalui perusahaan. Dengan modal tersebut membuat saya selalu optimis dalam menjalani kehidupan ini meskipun mempunyai tubuh yang tidak sempurna,” ucap Bangun ketika dibincangi.
Ketika mau bepergian, lanjut Bangun, dirinya mengandalkan dua buah tongkat agar bisa berjalan, namun saat ini berawal dari ide dan masukan dari teman-teman akhirnya dia memiliki kendaraan modifikasi berupa sepeda motor roda tiga.
Pada awalnya dengan dengan kendaraan ini  merasa canggung dan takut, namun ternyata setelah di coba kendaraan tersebut membuat dirinya merasa nyaman. Dan bisa digunakan sebagai alat transportasi untuk bepergian bahkan bisa digunakan untuk mengangkut barang bawaan.
“Meskipun mempunyai keterbatasan fisik jangan membuat kita berkecil hati dan putus asa, apabila kita mau bekerja dan berdoa  pasti kita bisa, Jika orang-orang bisa mencari rejeki kenapa kita nggak bisa,” pungkasnya. (Siswanto)
Dikirim dari telepon pintar vivo saya

Bagaimana Menurut Anda?