Miris, Tempat Pelacuran di Depan Pesantren

15.567 dibaca

MUSI RAWAS, Buanaindonesia.com- Moto Musi Rawas Darussalam selama 10 tahun terakhir, seperti tidak ada gunanya. Pasalnya, diduga ada sebuah rumah pelacuran berdiri di ibukota Kabupaten tersebut, yakni di Kecamatan Muara Beliti. Mirisnya tempat itu berada tepat di depan sebuah pesantren di Desa Air Satan.

Kepala Dusun IV Desa Air Satan, Muhammad Akil saat di konfirmasi wartawan, Minggu (20/09/15) mengatakan rumah yang diduga dijadika tempat maksiat merupakan milik Sukin, warganya.

Advertisement

Kadus berharap rumah milik saudara Sukin yang di duga di gunakan sebagai tempat pelacuran segera di tutup, apabiala tetap buka pihaknya akan mengajak warga membakar rumah itu.

“Kalau tidak Segera tutup, rumah yang di gunakan sebagai tempat pelacuran akan kami bakarnya,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, sekitar dua tahun lewat rumah saudara Sukin yang di jadikan sebagai tempat pelacuran tersebut sudah di tutup dan bahkan saudara Sukin sudah di tangkap oleh pihak Polsek Muara Beliti, tetapi hanya satu malam yang bersangkutan sudah keluar lagi atau di bebaskan oleh pihak polsek. Namun setelah di bebaskan oleh polisi ternyata dia semakin gila – gilaan membuka rumahnya menjadi tempat pelacuran, jelasnya.

Sementara itu menurut keterangan dari wanita yang mengaku namanya inisial D, berasal dari Kota Bengkulu mengatakan, dirinya kurang lebih sudah 6 bulan menjual diri kepada laki-laki hidung brlang dirumah tersebut.

“Tarif sekali hubungan sex seharga Rp 300 ribu. Dari uang 300 ribu rupiah itu disetorkan dengan pak Sukin sebesar 70 ribu rupiah sebagai uang sewa kamar,” ungkapnya.

Bagaimana Menurut Anda?