MUSI RAWAS, Buanaindonesia.com – Nampaknya Dinas kesehatan Kabupaten Musi Rawas harus lebih ekstra keras lagi melakukan sosialisasi dampak dari pada seks bebas, pasalnya, pada 2015 ini penderita HIV diketahui Meningkat hingga 50 persen dari tahun sebelumnya.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Tjahjo Kuntjoro melalui Kasi Pengendalian Penyakit Ns Iwan Joko menjelaskan, bahwa berdasarkan hasil Klinik VCT rumah sakit Dr. Sobirin Musi Rawas pada 2015 yang terkena penyakit virus mematikan yakni HIV menjadi empat orang yang mana kesemuanya adalah laki-laki.
“Meningkat menjadi empat orang dimana sebelumnya hanya dua orang, dan dari hasil catatan kita Kebanyakan laki-laki yang terjangkit HIV, mereka berasal dari daerah rantauan kembali kesini lalu terjangkit HIV, dan itu perlu dipantau karna dampaknya bisa menular,” katanya, Rabu (7/10).
Ia juga mengatakan bahwa keempat orang yang diagnosa terkena penyakit HIV sedang dalam perawatan dan selalu di pantau agar tidak melakukan hubungan seks secara bebas lagi.
“Melalui pembinaan dan pendekatan pihak keluarga pasien kita pantau agar pasien ini tidak dahulu melakukan hubungan seks karena akan menular ke lawan hubungan seks,” terangnya.
Ia juga menambahkan perlu diketahui oleh masyarakat bahwa penyakit HIV virus mematikan ini memiliki ciri- ciri diare, Batuk, Daya tahan tubuh lemah dan bila sudah memiliki ciri-ciri tersebut agar kiranya sesegera mungkin ke dokter untuk konsultasi.
“Kami menghimbau agar kiranya masyarakat tidak melakukan hubungan seks secara apalagi melakukan seks dengan menggunakan pil ataupun suntikan karena memilik efek yang sangat cepat menimbul penyakit HIV,” himbaunya.
Editor : Juan








