Pengunjung Turun 20 Persen Akibat Asap, Pebisni Hotel Merugi

9.648 dibaca
Ilustrasi - Foto : Internet

PALEMBANG,Buanaindonesia.com-Kabut asap yang menyelimuti wilayah Sumsel dalam kurun waktu dua bulan terakhir, membuat pendapatan bisnis hotel di Palembang menurun signifikan. Tercatat, presentase penurunan mencapai 20 persen.

24 09 2015 aristaKetua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumsel Erlan Aspiudin mengungkapkan, kabut asap menyebabkan jadwal penerbangan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, terganggu bahkan dibatalkan. Akibatnya berpengaruh terhadap agenda dan jumlah wisawatan yang urung berkunjung

Advertisement

“Penerbangan terganggu akibat asap. Orang mau datang ke Palembang malas, imbasnya pendapatan dari kunjungan hotel menurun, ada 20-an persen,” ungkap Erlan, Jumat (25/9).

Menurut dia, tingkat hunian hotel dan restoran bergantung pada banyaknya even. Ironisnya, ada beberapa even seperti seminar dibatalkan lantaran narasumber enggan datang ke Palembang.

“Kalo Palembang memang mengandalkan tamu dari luar, seberapa banyak kegiatan digelar. Tiga bulan ini minim sekali,” kata dia.

Dia menambahkan, jika situasi ini berlangsung lama, tidak menutup kemungkinan banyak bisnis perhotelan yang stagnan bahkan terancam gulung tikar.

“Bayangkan, setahun ini kami ada pengurangan empat bulan, satu bulan kemarin karena puasa, tiga bulan ini karena asap,” pungkas Erlan seraya menambahkan ada 139 hotel di Palembang. (Erwan – Ward)

Bagaimana Menurut Anda?