Penyaluran Bantuan Beras Tembus 90 Persen, Sekda Banyuasin Minta Data Desil Diperbarui Cepat

102 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN — Pemkab Banyuasin mempercepat penyaluran bantuan pangan beras periode Juli–September 2026. Hingga kini, progres distribusi kepada 89.050 keluarga penerima manfaat telah mencapai 90 persen.

​Di balik angka tersebut, tersimpan perjuangan panjang para petugas di lapangan. Setiap bulannya, warga yang masuk dalam kelompok rentan kategori desil 1 hingga desil 4 menerima 10 kilogram beras. Artinya, untuk alokasi tiga bulan ini, setiap keluarga berhak mendapatkan total 30 kilogram beras untuk meringankan beban kebutuhan sehari-hari.

Advertisement

​Namun, memastikan bantuan tepat sasaran bukanlah perkara mudah. Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., M.B.A., IPU., ASEAN Eng., menegaskan bahwa validasi data menjadi kunci utama agar tidak ada warga yang berhak tertinggal.

​Saat memimpin rapat evaluasi di Ruang Rapat Rumah Dinas Sekda Banyuasin, Kamis (17/9), Erwin menginstruksikan para camat dan operator desa untuk segera bergerak cepat melakukan musyawarah desa. Langkah ini krusial demi menyelaraskan data di lapangan dengan kondisi riil masyarakat.

​”Yang menjadi perhatian adalah keterkaitan data pada desil 1 sampai dengan desil 4. Untuk itu, saya minta para camat segera melakukan musyawarah desa dengan melibatkan operator desa, sehingga dapat diperoleh kesepakatan dan data yang benar-benar sesuai dengan kondisi masyarakat,” ujar Erwin penuh penekanan.

​Tidak hanya fokus pada penyelesaian sisa distribusi, Sekda juga membuka ruang bagi warga di desil 5 hingga desil 10 yang kondisinya layak dibantu untuk diusulkan turun desil agar segera mendapatkan haknya. Kendati demikian, ia mengingatkan agar proses peninjauan lapangan tetap dilakukan secara ketat demi menjaga keadilan sosial.

​Evaluasi penting ini turut dihadiri oleh Asisten II Setda Banyuasin, Forkopimda, BPS Banyuasin, Perum Bulog Kanwil Sumsel Babel, Dinas Sosial, serta para camat se-Kabupaten Banyuasin. Sinergi lintas instansi ini diharapkan mampu menuntaskan sisa 10 persen penyaluran beras dengan cepat, transparan, dan tepat sasaran bagi warga yang membutuhkan.

Bagaimana Menurut Anda?