MUARAENIM, Buanaindonesia.com – Hampir disetiap sudut Kota Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul bisa dijumpai kios Pertamini yang menjual bensin eceran.
Alat pompa bensin eceran itu tengah jadi primadona karena diminati para pengendara sepeda motor di Kota tersebut.
Pantauan buanaindonesia.com dilapangan, Rabu (30/09), para pengendara sepeda motor lebih memilih untuk mengisi BBM di ‘Kios Pertamini’ ketimbang di SPBU resmi karena antreannya terlalu panjang. Bahkan SPBU satu-satunya yang ada di Kota ini sering kosong, terlebih pada siang hari.
Padahal harga yang ditawarkan cukup tinggi rata-rata Rp 9.000 per liter. Sementara itu untuk harga resmi di SPBU hanya Rp7.300 per liternya. Sehingga selisih harga resmi dengan eceran mencapai Rp 1.800 per liter.
Menurut Herpian (35), salah satu penjual bensin eceran menilai bahwa menggunakan kios Pertamini dinilai para pedagang lebih praktis dibanding dengan menggunakan botol maupun dirigen literan.
Menurutnya, kios Pertamini ini menggunakan sebuah alat dengan desain pompa dan penggunaan takaran sehingga menyerupai pompa pada SPBU resmi.
“Dengan Pertamini ini, para pedagang bensin eceran tidak repot dan peminatnya banyak. Dibanding menjual dengan botol literan ataupun dirigen literan,”ungkapnya.
Menjamurnya para pedagang bensin eceran ini, kata dia, tentu dikarenakan adanya peluang bisnis yang mudah dan menjanjikan.
Karena, lanjutnya, selama ini juga dari pihak-pihak terkait juga tidak melakukan larangan untuk kegiatan seperti ini.
“Semakin banyak orang menjual bensin berarti bisa meningkatkan pendapatan warga. Toh selama ini tidak ada yang melarang kita menjual bensin eceran. Siapa saja boleh kalau mau,”imbuhnya.
Sementara itu, Nabil (40) pemilik bengkel las jasa pembuatan Kios Pertamini di Kota Tanjung Enim mengaku kini pesanan Kios Pertamini meningkat. Kata dia, semenjak menjamurnya para pedagang bensin Pertmini di kota ini. Dirinya mengaku siap membuat Kios Pertamini lengkap dengan perangkatnya, seperti tabung bensin, selang dan kran bensinnya.
“Orderan membuat Kios Pertamini itu terus ada. Untuk seperangkat kios pertamini komplit siap pakai, saya jual Rp 4 juta”. ungkapnya.
Editor : Juan








