PALEMBANG, Buanaindonesia.com – Ketua Umum Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumatera Selatan (Sumsel) Erza Saladin menanggapi pernyataan Walikota Palembang yang mengimbau untuk tidak merayakan valentine day (VD)
“Dari pengalaman selama ini kita melihat VD, banyak efek negatifnya maka kami bersepakat dengan para pihak yang menyetujui untuk tidak di rayakannya Valentine termasuk statemen wako palembang, perlu dikuatkan dalam kebijakan tertulis,” Kata Erza Saladin, kamis 11 Februari 2016
Erza menjelaskan bahwa dengan surat edaran akan lebih memudahkan pihak-pihak terkait menjalankan imbauan tersebut.
Menurutnya, semua pihak harus terlibat dan pro aktif dalam memperbaiki moral anak bangsa.
“Yang merayakan valentine day itu kan biasanya anak-anak muda, jadi kita semua harus pro aktif,” ujarnya.
Mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumsel ini menandaskan bahwa pencegahan perayaan tersebut adalah sebagai upaya untuk mengurangi efeknya.
Erza berpendapat bahwa efek dari peringatan tersebut sangat besar yaitu pergaulan bebas. Maka sudah sewajarnya pemerintah mengeluarkan surat edaran pelarangan. Bahkan dirinya berharap, Pemerintah Provinsi Sumsel mendukung sikap Walikota Palembang.
“Kita berharap Pemprov dalam hal ini Gubernur juga mengeluarkan surat edaran pelarangan perayaan tersebut, dengan itu pemerintah kabupaten kota akan mengikuti,” jelas Erza.
Sebelumnya, Walikota Palembang telah mengimbau di media kepada masyarakat khususnya anak muda untuk tidak merayakan valentine day.
Menurutnya hal tersebut bukanlah budaya Indonesia. Baginya, kasih sayang harus dirasakan setiap hari, sehingga tak perlu tanggal khusus untuk merayakannya.
Sementara itu, Hasan Asmu’i Warga Banyuasin, menangapinya dengan santai, soal valentine day “Klo menurut aku gak apa2 sah2 wae yang penting gak berlebihan dan gak maksiat,” ( Esm – Wardoyo – Rel)








