BUANAINDONESIA.CO.ID, MUARA ENIM – Plt Bupati Muara Enim H Juarsah SH, Sabtu pagi (02/05/2020) meninjau lokasi tanah longsor dengan disertai banjir lumpur yang menerjang persawahan di Pauh Hijang, Desa Siring Agung, Kecamatan Semende Darat Ulu pada Jumat dini hari (01/05/20).
Kejadian ini mengakibatkan 10 hektar sawah yang terdiri dari 35 petak milih 35 keluarga hancur tertimbun tanah dan dipastikan gagal panen. “Saya menginstruksikan Plt Kadin PUPR untuk segera menormalisasi area persawahan dan memperbaiki tanggul air yang hancur sehingga dapat mengaliri persawahan yang masih ada,” ucap Juarsah dilokasi.
Juarsah juga meminta agar dibangun kembali jalan serta beberapa jembatan kecil yang hancur. Sedangkan Untuk pemulihan lahan persawahan, Juarsah meminta Plt Kadin Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan (TPHP) agar segera menginventarisir kerugian serta kebutuhan warga yang terdampak, tak lupa dengan melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). “Longsor ini tidak hanya berdampak pada persawahan Desa Siring Agung saja, namun juga berimbas pada aliran air persawahan dan sumber air bersih di desa tetangga, yaitu Desa Aremantai dan Desa Pajarbulan,” jelasnya.
Kepada para warga yang terdampak dan gagal panen, Juarsah mengharapkan agar berbesar hati dan ikhlas menghadapi ujian ini. “Pemkab Muara Enim akan membantu dan mendampingi warga untuk memulihkan kembali lahan persawahan,” pungkasnya.








