Polres Lubuklinggau Mulai Jalankan Program Satu Sekolah Dua Polisi

16.940 dibaca

BUANAINSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU –  Ada hal yang menarik kegiatan yang dilaksanakan oleh jajaran Mapolres Lubuklinggau, yakni dengan mulai menjalankan program Satu Sekolah Dua Polisi (SSDP), Jum’at (3/2/2017).

Kapolres Bangka Lubuklinggau, AKBP Hajat Mabrur Bujangga didampingi Kasat Lantas AKP Soekiman mengatakan, program SSDP yang mulai dilakukannya ini sebagai bentuk kepedulian kepada para pelajar dan memberikan rasa aman dilingkungan sekolah.

Advertisement

Diketahui bahwa Program SSDP adalah program yang menekankan pada upaya-upaya peningkatan keamanan dan keselamatan dalam rangka pencegahan kecelakaan dan kejahatan pada anak dikalangan pelajar, oleh karena itu petugas yang ditempatkan di sekolah terus melakukan penyuluhan dan memberikan arahan kepada para pelajar.

“Mulai hari ini kita sudah menjalankan Program SSDP ke sekolah-sekolah, yang mana langka kita ambil melalui kedekatan persuasif edukatif antar sekolah dan polisi, yang saling menguntungkan dan berkualitas. Yang mana diketahui bahwa program SSDP sebagai realisasi tupok Polri yakni sebagai pelindung, pengayom dan pelayanan masyarakat.”

Oleh karena itu sangat diperlukan adanya polisi di sekolah untuk

memberikan perhatian dalam meningkatkan keamanan dan keselamatan pelajar di sekolah dengan tujuan agar golongan usia pelajar sekolah dapat terhindar dari resiko menjadi korban kejahatan dan kecelakaan Lalulintas yang selama ini paling banyak dialami oleh para pelajar.

Dan salah satu unit fungsi yang melaksanakan program SSDP adalah Satuan Lalulintas Polres Lubuklinggau. Yang mana memang setiap pagi polisi lalulintas mengatur dan mengamankan lalulintas di wilayah sekolah, mulai di pagi hari anak masuk sekolah, dan pada jam pulang sekolah. Apalagi di kota Lubuklinggau banyak pelajar yang mengendarai sepeda motor pribadi ke sekolah. Oleh karena itu program ini dianggap perlu untuk mengingatkan para pelajar untuk mematuhi segala rambu-rambu lalulintas, maupun kelengkapan kendaraan yang digunakan. Selain itu juga polisi di lingkungan sekolah melakukan pendekatan kepada pelajar dengan memberikan arahan agar pelajar tidak terjerumus ke pergaulan yang negatif, apalagi sekarang semakin banyaknya jenis narkoba yang bisa merusak generasi bangsa.

“Mari sama-sama jauhi narkoba, jadilah pelajar yang cerdas tanpa mengkonsumsi narkoba, hidup sehat biar dapat berguna bagi nusa, bangsa dan negara.”

Bagaimana Menurut Anda?