
BUANAINDONESIA.COM, SUMSEL – Untuk lebih memaksimalkan pendidikan perkuliahan bagi para mahasiswa teknik pariwisata. Tahun ini, Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Palembang segera memiliki gedung perkuliahan sendiri. Hal ini sebagai upaya agar mahasiswa Poltekpar dapat menyerap pendidikan yang diberikan dengan fasilitas perkuliahan yang lebih lengkap.
Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan Republik Indonesia (RI) Prof. Dr. H.M. Ahman Sya, bahwa gedung yang di pakai sekarang oleh mahasiswa Politeknik Pariwisata Negeri Palembang nantinya akan digunakan untuk para atlet perhelatan Asian Games 2018
“Jadi kami tahu diri, karena itu kami akan bangun gedung kampus mulai tahun ini. Kita akan bangun 2 gedung kampus untuk perkuliahannya saja”, katanya (02/03/2017)
Untuk anggaran pembangunan tahun ini sebesar 130 miliar Rupiah, dan itu merupakan dana APBN untuk 2 gedung dengan 3 atau 4 lantai. “Kalau sampai selesai bisa lebih dari 1 triliun, untuk pembangunan semua komplek kampus”, jelasnya.
Menurut dia, Kampus ini akan menjadi kampus terbaik di Indonesia karena memakai konsep Green kampus dalam sistem perencanaanya, atau kampus yang peduli lingkungan.
“Ya, dan selain itu kampus ini berada di satu kawasan dan di dalam kawasan itu terdapat kompleks olahraga dan segala macam. Kemudian aksesnya menuju pusat kota tidak terlalu jauh”, ungkapnya.
Dilanjutkannya, untuk tahun 2017 penerimaan mahasiswa baru Politeknik Pariwisata Negeri Palembang akan segera di buka dengan sistem Seleksi Bermasa Masuk Sekolah Tinggi Ilmu Akademik Politeknik Pariwisata (SBMSTAPP). Penerimaan kuatanya sendiri sekitar 3000 mahasiswa untuk seluruh perguruan tinggi Pariwisata dan Khusus Palembang 208 Mahasiswa.
“Penerimaan masuk tahun 2017 akan mulai untuk yang online dengan sistem SBMSTAPP. Jadi untuk seluruh masyarakat Sumsel ayo masuk perguruan tinggi pariwisata dan Jangan mau nanti pariwisata di sini berkembang tapi SDM nya dari tempat lain”,singkatnya







