Selama Pandemi Covid-19, KUA Banyuasin Nikahkan 25 Pasang Catin, Begini Prosedurnya

3.213 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN- Selama Corona Virus Desias (Covid-19) yang melanda, Kantor Urusan Agama KUA Kecamatan Banyuasin III melayani 25 pasang pengantin yang akad nikah, Kepala KUA Kecamatan Banyuasin III Saibi S.Ag M.Si mengatakan, hal tersebut sesuai dengan ketentuan Dirjen Binmas Islam RI bahwa akad nikah tetap dilakukan KUA dengan protokol kesehatan.

“Sejak Corona ini kita telah melakukan akad nikah sebabyak 25 pasan pengantin dengan prosedur kesehatan di masa pandemi Covid-19, hal tersebut sesuai instruksi Dirjen Binmas Islam RI. Dan untuk sekarang ini sudah diperbolehkan melangsungkan akad nikah di rumah, Masjid dan Mushola. tapi,t mengacuh pada protokol kesehatan,” Terang Saibi usai acara akad nikah antara Taufik Hidayat dan Yunia di kantor KUA Kecamatan Banyuasin III Selasa. (23/06/20).

Kendati di perbolehkan akad nikah di rumah, Masjid dan Mushola, sambung Saibi, masyarakat masih banyak ingin akad nikah di kantor KUA dengan alasan lebih praktis dan nyaman. “dii rumah, Masjid dan Mushola sekarang sudah di perbolehkan, tapi masyarakat merasa lebih praktis dan nyaman di KUA, ya kita tetap terima namun kita terapkan secara protokol kesehatan agar penyebaran Covid-19 bisa diantisipasi, dan kalau warga tidak mau mengikuti aturan protokol kesehatan kami berhak menolak dan membatalkan pernikahan,” Katanya

Lebih lanjut dikatakan Saibi, ketentuan akad nikah di luar KUA harus juga mengacuh pada protokol kesehatan, di Masjid, Mushola, di rumah maupun di gedung serbaguna. “Kalau di dalam rumah akad nikah minimal 10 orang, di Masjid dan Mushola itu 30 orang itu untuk akad nikah dan harus sesuai prosedur kesehatan atau protokol kesehatan Covid-19,” Terang Saibi.

Kemudian sambungnya, jika ada warga yang ingin akad nikah di KUA di luar jam kerja tentu harus setor biaya karena diluar jam kerja. “Ada yang minta hari Sabtu dan Minggu tetap kita layani meski diluar jam kerja, namun ada biaya yang harus mereka setor, itupun disetor langsung ke bank, kalau di hari kerja tidak dipungut biaya. hanya saja, selama ini mereka punya inisiatif sendiri untuk beli makanan dan minuman untuk acara tersebut.” Tutupnya

Bagaimana Menurut Anda?