Senin-Jumat Menteri Wajib Fokus Bekerja

9.382 dibaca

JAKARTA, buanaindonesia.com– Presiden Susilo Bambang Yudhoyono minta para pembantunya di Kabinet Indonesia Bersatu II yang terlibat dalam partai politik sebagai pengurus atau calon anggota legislatif tetap fokus tugas masing-masing pada Senin-Jumat. Aktivitas politik menghadapi Pemilu 2014 hanya diberi waktu Sabtu dan Minggu.

Arahan Presiden yang juga Ketua Umum Partai Demokrat ini ditindaklanjuti Sekretaris Kabinet Dipo Alam dengan membuat surat edaran. ”Presiden dalam beberapa kali sidang kabinet sudah menyampaikan agar menteri tetap fokus pada tugas dan program kabinet. Surat edaran ini hanya mengingatkan saja,” kata Dipo, di Jakarta, Rabu (19/2).

Advertisement

Ia mengatakan, pada Senin-Jumat, menteri harus mencurahkan pikiran dan tenaganya hanya untuk tugas pemerintahan. Khusus Selasa-Kamis, menteri harus di Jakarta untuk rapat kabinet paripurna, rapat kabinet terbatas, dan rapat koordinasi lain yang dipimpin Wakil Presiden Boediono.

Menghadapi bencana di sejumlah daerah, para menteri terkait harus memberikan perhatian pada penanganan bencana. Mereka diminta siaga jika sewaktu-waktu diajak mendampingi Presiden meninjau korban dan lokasi bencana.

Menteri juga diminta menunda perjalanan dinas ke luar negeri ketika Indonesia tidak menjadi ketua pada forum internasional. ”Ada persoalan di Tanah Air yang lebih penting, apalagi saat ini banyak bencana,” kata Dipo.

Permintaan agar anggota kabinet membagi waktu antara tugas kepartaian dan sebagai pembantu Presiden juga dinyatakan Presiden menjelang Pemilu 2009. Namun, tidak sedikit yang melanggar pembagian waktu kerja kabinet dan kerja partai itu. Mungkin karena sempitnya waktu, urusan partai kerap dilakukan di hari kerja dan di tempat yang difasilitasi negara. Untuk pelanggaran seperti itu, tidak terlihat adanya sanksi nyata. (kps)

Bagaimana Menurut Anda?