BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN,- Bupati Banyuasin Serahkan secara Simbolis Dana Bantuan Inflasi Sebanyak 2.160 UKM, Pedagang, IKM Di Kabupaten Banyuasin, Penyerahan ini dilakukan di Kantor Bank Mandiri Jalan Kapten A. Rivai Palembang, Senin (26/12).
Hal tersebut dilakukan dalam upaya penanganan terhadap dampak inflasi Tahun 2022, Bupati Banyuasin, H. Askolani, SH., MH diwakili Asisten ll Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Drs. H. M. Yusuf., M.SI melakukan penyerahan secara simbolis Dana Bantuan untuk UKM, Pedagang, dan IKM Kabupaten Banyuasin.
Asisten ll bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin mengadakan pertemuan dengan UKM, Pedagang, IKM Kabupaten Banyuasin dalam rangka memperluas kesempatan berwirausaha bagi masyarakat Kabupaten Banyuasin.
HM, Yusuf meminta kepada seluruh pihak dan masyarakat untuk menjaga persatuan dan tingkatkan percepatan pembangunan di Kabupaten Banyuasin.
“Pada tahun 2022 ini bantuan inflasi yang disalurkan melalui Dinas Koperindag Kabupaten Banyuasin sebanyak 2.160 bagi pelaku UKM, Pedagang, dan IKM.”Katanya.
“Melalui dana bantuan ini Pemkab berharap masyarakat Kabupaten Banyuasin dapat terbantu sehingga mendorong percepatan upaya Pemerintah Kabupaten Banyuasin guna mewujudkan Banyuasin Bangkit, Adil, dan Sejahtera. Harus dipergunakan dengan sungguh-sungguh untuk kepentingan UKM, Pedagang, dan IKM ini lah bukti upaya Pemerintah membantu masyarakatnya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Yusuf berharap semua yang dilakukan ini berdampak positif dan betul-betul bisa dirasakan untuk bisa menopang kehidupan bagi para pelaku UKM, Pedagang, dan IKM.
“Semoga program ini tepat sasaran sehingga bisa membantu kebutuhan di masyarakat Kabupaten Banyuasin. “Imbuhnya.
“Harus dimanfaatkan dengan semaksimal mungkin, semoga membantu usaha masyarakat ditengah kondisi dampak inflasi dan pelaku usaha dapat semakin mengembangkan usahanya dari bantuan yang telah diberikan Pemerintah Kabupaten Banyuasin,” ucapnya.
Sementara itu, Iwan Tri Imawan selaku Regional Credit Business Development Head mengatakan bahwa dari dampak kenaikan BBM Tahun 2022 ini dapat memanfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya sebagai modal usaha untuk mengembangkan ekonomi kerakyatan dimana Kabupaten Banyuasin terbesar kedua sebagai Kabupaten yang menyerap dana KUR terbesar senilai 2 Milyar lebih.
“Adanya keyakinan dan partisipasi aktif seluruh stakeholder akan memberikan hasil yang nyata dan signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat Kabupaten Banyuasin. Untuk mendapatkan dana tersebut tentunya kita harus mengacu dan harus sesuai dengan ketentuan dan berpedoman kepada regulasi yang ada,” ujarnya.
Kepala Dinas Koperindag Ir Erwin Ibrahim ST MM MBA menyampaikan di sambutan bahwa, kegiatan ini merupakan instruksi presiden dan keputusan Bupati Banyuasin terkait bantuan kepada UKM, IKM dan Pedagang akibat dampak inflasi kenaikan BBM dan jumlah penerima sebanyak 2.160 penerima dengan jumlah 1 juta rupiah per peneriman,
“Semua ini diberikan tunai melalui rekening tanpa ada pemotongan apapun, dan kita berharap bantuan ini dapat meringankan beban dan menambah modal usaha untuk masyarakat”.
Turut hadir Staf Khusus Ahli Bupati Banyuasin, Kepala Dinas Koperindag, Para Kepala OPD Kabupaten Banyuasin, Consumer Head Region 2, Area Head Palembang, Retail Funding Head, Para Penerima.










