BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN- Pemilihan Gubernur Sumatera Selatan dan Bupati Banyuasin sukses dilaksanakan, Rabu (27/6/18). Namun sayangnya, tidak semua masyarakat atau pemilih yang mendapat undangan atau model C6 tersebut untuk menyampaikan haknya dalam menentukan pemimpin mereka lima tahun kedepan.
Seperti yang disampaikan Tarmiah warga Rt 17 Rw 04 dusun IV Desa Bukit kecamatan Betung kabupaten Banyuasin, dirinya tidak mendapatkan kertas undangan model c6. Namun lucunya, suaminya Justru menerima undangan c6 tersebut.
“Kami serumah dan satu keluarga, tapi suami saya dapat undangan, kok saya tidak,” bebernya.
Meski dirinya masih bisa menyalurkan hak suaranya di TPS dengan membawa KTP, namun akibat tidak mendapat undangan C6 tersebut, dirinya merasa kecewa dan enggan untuk datang ke TPS.
“Kedepan, coba pihak Penyelenggara mendata warganya secara akurat, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang tidak mendapat model C6, atau sebaliknya ada warga yang mendapat undangan model C6 lebih dari satu,” imbuhnya.
Senada disampaikan Burhan warga yang sama, pada pesta demokrasi tahun ini pihaknya tidak mendapatkan undangan pemilihan, namun dirinya tetap mendatangi TPS yang terdekat untuk menentukan hak pilihnya.
Hal itu dibenarkan oleh Tugiyo, ketua RT 17 Rw 004 desa Bukit, dirinya berharap pihak panitia penyelenggara pemilihan mendata ulang warga yang betul-betul mempunyai hak untuk memilih, termasuk mendata ulang pemilih yang sudah meninggal ataupun yang pindah alamat.
“Kedepan panitia menggunakan data yang terbaru dan lebih palit, sehingga tidak ada lagi warga yang kehilangan hak suaranya,” harapnya.
Terpisah, Sugiyanto selaku ketua PPS desa Sukamulya kecamatan Betung mengatakan, pesta demokrasi yang berjalan diseluruh TPS dalam desa Sukamulya berjalan lancar dan tertib. “Alhamdulillah pemilihan berjalan lancar tanpa ada hambatan,” jelasnya.







