
BUANAINDONESIA.COM, SUMSEL – Revitalisasi Gerakan Sayang Ibu (GSI) tahun 2017 adalah gerakan yang dilaksanakan masyarakat bertujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), terutama dalam upaya mempercepat penurunan angka kematian ibu dan anak.
“Kita berharap melalui GSI angka kematian ibu dan anak dapat diturunkan serta kualitas SDM semakin meningkat,” tutur Kadin Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (PPPA) Muara Enim Drs Bulgani Hasan, MM melalui Ketua Panitia Revitalisasi Gerakan Sayang Ibu tahun 2017 (GSI ) Salamah Nuraini SE MM, bertempat Ballroom Hotel Griya Sintesa Muara Enim, Kamis (23/03/2017).
Kegiatan ini, terangnya, diikuti sebanyak 100 orang peserta berasal dari 20 Kecamatan se-Kabupaten Muara Enim yang berbagi dalam dua angkatan dan masing-masing angkatan berjumlah 50 orang.
“Ibu hamil bukan hanya melahirkan untuk kelangsungan keturunan namun turut menentukan kelangsungan hidup bangsa itu sendiri karena kwalitas bangsa tergantung dari ibu hamil, ” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Muara Enim Ir H Muzakir Sai Sohar melalui Asisten III Pemerintahan Bidang Administrasi Drs Ibrahim Iyas mengharapkan GSI dapat mempercepat penurunan angka kematian Ibu, hamil, melahirkan dan nifas.
“Gerakan Sayang Ibu diharapkan menjadi momentum untuk memperhatikan dan memprioritaskan peningkatan gizi pada ibu hamil dengan harapan ibu sehat, anak sehat dan bangsa kuat dapat terwujud, ” harap Ibrahim.







