Waduh ! UKM di Muara Enim Belum Siap Hadapi MEA

12.295 dibaca

MUARA ENIM, Buanaindonesia.com- Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Muara Enim, Drs Darmawan MM melalui Kabid UKM, Hayadi, SE, Msi mengaku para pelaku usaha kecil dan menengah di Kabupaten Muara Enim belum siap menghadapi pemberlakuan pasar bebas Asean atau yang lebih dikenal dengan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Oleh karena itu, kata Hayadi, perlu persiapan yang matang dalam menghadapi MEA seperti perbaikan managemen, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) serta mengadakan kontak dagang antar pelaku UKM di negara Asean.

Advertisement

“Kita akui UKM di Muara Enim belum siap hadapi MEA. Kita berupaya memfasilitasi para pelaku UKM dalam menghadapi MEA salah satunya melalui kontak dagang,” terang Hayadi saat dibincangi, Selasa (16/02/2016).

Sekarang ini, lanjut dia, ada sekitar 4.000 UKM di Muara Enim yang telah terdaftar dari berbagai bidang usaha. Pihaknya berharap, pada masing-masing Kecamatan memiliki UKM dengan produk unggulan sehingga bisa  menarik minat investor dari luar untuk datang ke Muara Enim, baik membeli produk maupun menginvestasikan modalnya dalam peningkatan usaha tersebut.

Dirinya berharap, kualitas produk unggulan pada masing-masing Kecamatan dapat terus ditingkatkan, sehingga mampu bersaing dan memiliki nilai jual di pasar seperti Kecamatan Semendo memiliki kopi, Kecamatan Gunung Megang dan sekitarnya ada nanas dan Kecamatan Sungai Rotan ada gula aren.

“Intinya, untuk siap menghadapi MEA, para pelaku UKM harus mampu meningkatkan kualitas produknya sehingga dapat bersaing dan tidak menjadi penonton pada era pasar bebas tersebut,” harapnya.

Editor: Karnadi

Bagaimana Menurut Anda?