Warga Keluhkan Pemotongan Dana BLSM

13.002 dibaca
MASRONI SEKDES PENANDINGAN
MASRONI SEKDES PENANDINGAN

BANYUASIN, buanaindonesia.com- Sejumlah warga mengeluhkan adanya pemotongan dana BLSM yang  dilakukan oleh salah seorang warga setempat berinisial SM yang notabene merupakan adik kepala desa setempat. SM berdalih pemotongan yang dilakukan untuknya sebagai uang ganti ongkos pencairan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dilapangan menyebutkan, warga desa Muara Abab, Kecamatan Rantau Bayur yang menerima dana BLSM sebanyak 38 Kepala Keluarga (KK), masing-masing memperoleh dana sebesar Rp. 600 ribu, tetapi warga hanya menerima sebesar Rp. 550 ribu, sedangkan Rp. 5o ribu dipotong oleh SM dengan alasan sebagai ganti biaya transportasinya.

Advertisement

“Kemarin saya mendapat laporan dari sejumlah keluarga di desa Muara Abab. Mereka mengeluhkan adanya pemotongan dana BLSM yang mereka terima pada 1o Desember 2013 lalu. Pemotongan itu dilakukan oleh SM yang bukan merupakan perangkat desa, melainkan hanya sebagai adik kepala desa setempat,” kata Masroni, Warga Penandingan yang memiliki keluarga di Muara Abab.

Ironisnya lagi, kata Masroni pemotongan dana BLSM itu dilakukan secara paksa. Bahkan ada dua orang warga dana BLSM nya tidak diberikan sama sekali. ” Awalnya warga hanya mau dipotong sebesar Rp. 25 ribu saja, tetapi SM tidak mau dan tetap memaksa memotong Rp. 50 ribu. yang kasihan lagi, Hermanto dan Lukman bin Munsir dana BLSM mereka hingga sampai saat ini belum diberikan,” katanya.

Kepala Desa Muara Abab DWi Seri Pangku Alam sampai berita ini diturunkan belum berhasil dimintai konfirmasinya. Karena beberapa kali dihubungi via ponselnya belum berhasil. (amd)

Bagaimana Menurut Anda?