Warga Tanam Pisang di Jalan Rusak

11.431 dilihat
Waraga Bomberlian gelar aksi demo menuntut perbaikan jalan

BANYUASIN, buanaindonesia.com– Karena merasa kecewa dengan pemerintah Kabupaten Banyuasin yang tak kunjung melakukan perbaikan di jalan yang rusak, Ratusan warga Bom Berlian Kelurahan Pangkalan Balai Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin menanam pohon di tengah jalan.

Berdasarkan pantauan dilapangan, selain menanam pohon Pisang di tengah jalan yang rusak warga juga memblokir akses jalan dengan membakar ban bekas. Aksi warga tersebut membuat arus lalu lintas dijalan itu menjadi macet total.

Advertisement

“Sudah lebih dari 5 tahun jalan pangkalan Balai ini dibiarkan rusak tanpa ada perbaikan dari pemerintah. Padahal, kota Pangkalan Balai ini merupakan ibukota Kabupaten Banyuasin, tapi jalannya sangat tidak layak,” kata koordinator aksi Hamdan kepada buanaindonesia.com saat menggelar aksi unjukrasa, Jumat (24/1).

Dikatakan Hamdan, saat ini sekitar 85 persen jalan dalam kabupaten Banyuasin mengalami kerusakan, baik itu jalan poros maupun jalan lingkungan. “Sudah lebih dari lima tahun ini jalan-jalan dalam kabupaten Banyuasin banyak yang rusak. Yang kami pertanyakan kemana digunakan dana APBD kabupaten Banyuasin senilai ratusan miliar,” katanya.

Ditempat yang sama salah seorang tokoh pemuda kabupaten Banyuasin Deny (36) menegaskan, kalau saat ini pemerintah kabupaten banyuasin tidak peka terhadap masyarakatnya. “Sudah sering aksi demo seperti ini dilakukan masyarakat, tapi pemerintah sepertinya menutup mata dan menutup telinga saja dengan penderitaan masyarakatnya,” katanya.

Ditambahkan Suharidi (50), keberadaan jalan poros Kota Pangkalan Balai tersebut sebagai tolak ukur keberhasilan pemkab Banyuasin dalam membangun daerahnya. Tapi nyatanya, jalan ibukotanya saja seperti kubangan kerbau, apalagi jalan lingkungan dan jalan desa pasti akan lebih parah lagi.

“Seharusnya dalam perencanaan pembangunan pemerintah kabupaten Banyuasin dapat membuat plaining skala prioritas. Seperti halnya jalan poros Kota pangkalan Balai ini harusnya menjadi prioritas Pemkab Banyuasin dalam pembangunan, tapi nyatanya sudah lebih dari lima tahun dibiarkan saja rusak,” katanya. (amd)

Advertisement