10 Daerah Penghasil Beras Terbesar Indonesia

17.051 dilihat
Banyuasin Penghasil Beras Terbesar ke 4 Nasional

BUANAINDONESIA.CO.ID, JAKARTA- Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Suwandi mengungkapkan melansir data produksi 2019 hasil Kerangka Sampling Area Badan Pusat Statistik (KSA BPS), ada 10 daerah penghasil beras terbesar Indonesia atau tertinggi tahun 2019.

Menurut Swandi 10 daera penghasil Beras Terbesar di Indoneaia itu tentu atas sinergi Kementerian Pertanian dan Pemerintah Daerah dengan semua pihak.

Mau Ikutan Berpenghasilan Pasif 100 Juta Perbulan Daftar di sini

Advertisement

‘Inilah 10 daerah penyumbang  beras terbesar di Indonesia tahun 2019 berdasarkan hasil penghitungan BPS menggunakan metode KSA.” Kata Swandi

10 kabupaten penyumbang  beras terbesar di Indonesia 2019 antara lain:

  1. Kabupaten Indramayu

Pemecah rekor pertama yang masuk dalam 10 kabupaten penyumbang  beras terbesar di Indonesia 2019 adalah Kabupaten Indramayu.

Kabupaten Indramayu di Provinsi Jawa Barat ini, memiliki luas panen padi 215,731 hektar. 

Dari luasnya, diperoleh produksi padi 1.376.429,68 ton gabah kering giling (GKG) atau produksi berasnya sebesar 789.657,71 ton.

Baca juga : Shalat Malam Adalah Shalanya Para Nabi & Rasul 

2. Kabupaten Karawang

Untuk urutan kedua dari 10 kabupaten penyumbang  beras terbesar di Indonesia 2019 adalah Kabupaten Karawang Jawa Barat

Sama halnya dengan Cianjur, Kabupaten Karawang pun dikenal dengan memiliki beras yang rasanya khas sehingga menjadi favorit oleh masyarakat Jabodetabek.

Kabupaten Karawang memiliki luas panen padi 185.807 hektar, diperoleh produksi padi 1.117.814 ton GKG sehingga diperoleh produksi beras 641,290 ton.

Mau Ikutan Punya Pendapatan Pasif 100 Juta Perbulan Daftar di sini

3. Kabupaten Subang

Sementara di Posisi ketiga kabupaten produksi tertinggi ditempati kabupaten di Provinsi Jawa Barat, Yaitu Kabupaten Subang.

Kabupaten Subang ini berada diantara Kabupaten Karawang dan Indramayu.

Luas panen padi Kabupaten Subang 156.298,50 hektar, produksi padinya sebesar 942.932 ton GKG dan produksi berasnya sebesar 540.960 ton.

4. Kabupaten Banyuasin

Sedangkan Kabupaten Banyuasin Banyuasin menduduki posisi ke-4.

Kabupaten yanh terletak di Provinsi Sumatera Selatan. ini berhasil mengoptimalkan lahan rawa menjadi lahan persawahan padi yang produktif.

Banyuasin memiliki luas panen padi 208,598 hektar, sehingga produksi padi sebesar 905.846 ton GKG dan produksi beras sebesar 519.684 ton.

5. Kabupaten Lamongan

Diurutan ke 5 diduduki Kabupaten Lamongan Provinsi Jawa Timur. Kabupaten ini memiliki hamparan pertanian yang luas dan pengelolaanya pun menggunakan pertanian modern.

Hamparan persawahanya begitu luas, sehingga luas panen padi sebesar 140.463,58 hektar.

Dari luas panen ini, diperoleh produksi padi sebesar 839.724 ton GKG dan produksi berasnya sebesar 481.750 ton.

6. Kabupaten Ngawi

Urutan ke 5 adalah Kabupaten Ngawi. merupakan salah satu lumbung beras di Jawa Timur. Luas panen padinya sebesar 122.500,97 hektar.

Dengan luas ini, diperoleh produksi padi 777.190 ton GKG atau produksi berasnya sebesar 445.874 ton.

7. Kabupaten Bone

Urutan ke 7 yaitu Kabupaten Bone. merupakan kabupaten yang terluas di Sulawesi Selatan. Tak heran luas lahan pertaniannya pun luas sehingga menjadikan Bone sebagai produsen beras tertinggi di Sulawesi Selatan

Kabupaten Bone menempati posisi ketujuh di tingkat nasional. Kabupaten Bone memiliki luas panen padi 169.471,29 hektar.

Produksi padinya sebesar 772.874 ton GKG atau produksi berasnya sebesar 443.398 ton.

Mau menikatkan palafom rezeki Hingga 100 Juta perbulan daftar di sini Gratis

Mau menikatkan palafom rezeki Hingga 100 Juta perbulan daftar di sini Gratis

8. Kabupaten Grobogan

Peringkat ke 8 adalah Kabupaten Grobogan yang terletak di Provinsi Jawa Tengah memiliki luas panen padi 136.209,59 hektar, dengan produksi padi yang diperoleh sebesar 772.521 ton

GKG atau produksi berasnya sebesar 443.196 ton. Dari peringkat di atas, Kabupaten Grobogan merupakan produksi beras tertinggi di Provinsi Jawa Tengah.

9. Kabupaten Sragen

Sedangkan posisi ke 8 adalah Kabupaten Sragen Provinsi Jawa Tengah. Kabupaten ini memiliki luas panen padi 111.569,05 hektar. Adapun produksi padi yang diperoleh 766.012 ton GKG atau produksi berasnya sebesar 439.461 ton.

10. Kabupaten Cilacap

diurutan ke 10 adalah Kabupaten Cilacap yang terletak di Provinsi Jawa Tengah. Daerah ini memiliki luas panen padi seluas 439.461,26 hektar.

Dari luas panen ini, didapatkan produksi padi sebesar 699.965 ton GKG atau diperoleh produksi beras sebesar 401.570 ton.

Untuk diketahui, data KSA BPS mencatat produksi nasional 2019 sebesar 31,31 juta ton beras dan pada akhir Desember 2019 terdapat surplus beras dalam bentuk stok sebesar 5,90 juta ton.

“Untuk kedepanya di semua daerah, sesuai arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, pihaknya terus berkomitmen membantu petani dengan tetap memberikan stimulus seperti benih, pupuk, alat mesin pertanian, asuransi pertanian dan dana KUR,” jelasnya.

“Saat ini tengah mempercepat olah tanah dan tanam. Tanam padi di lahan sawah, lahan kering, tadah hujan maupun di lahan rawa mineral,” pinta Suwandi.

Advertisement