Shalat Malam Adalah Shalatnya Para Nabi

130.746 dibaca
Shalat Malam
Prof Dr KH Miftah Faridl, ketua MUI Kota Bandung

Bismillahhirahmannirrohiem,                           

Assalamualaikum Wr Wb

Advertisement

Pembaca Buana Jabar,

Hikmah & Keutamaan Shalat Malam 

Apa yang dimaksud shalat malam?

Shalat malam adalah shalat yang dikerjakan malam hari. Shalat ini adalah shalatnya para nabi dan rasul Allah, serta amalan orang orang yang shalih, dan ibadahnya ulama-ulama yang berprestasi.

Shalat malam adalah shalat yang paling tinggi nilai pahalanya. Dan hampir tidak pernah ditinggalkan oleh Rosulullah SAW. Shalat malam ini juga selalu di amalkan oleh para sahabat dan istri-istri nabi.

Shalat Malam Adalah Shalatnya Para Nabi. Sejak kapan Nabi Muhammad melaksanakan shalat malam?

Sejak tahun-tahun pertama kenabian, Nabi Muhammad SAW telah mendapat perintah dari Allah SWT untuk melaksanakan shalat malam. Ini tercantum di Al Qur’an surat Al Muzzamil 1 s/d 5.

Setelah Nabi Muhammad SAW mendapat wahyu yang pertama yaitu Al-Alaq ayat 1 s/d 5, beliau sering dihadapkan dengan sikap masyarakat Makkah yang sinis, ketus, melecehkan, menghina, bahkan memfitnah, serta beliau dituduh gila.

Namun, Allah SWT mengawal dengan turunnya wahyu demi wahyu. sebagai bekal spiritual. agar Nabi Muhammad tetap tangguh, tidak putus asa dan berjiwa besar.

Diantara ayat-ayat yang turun pada waktu itu ialah, awal surat Al-Qolam yang isinya antara lain pembekalan dan pemantapan tugas.

Serta penegasan, bahwa beliau itu berakhlaq mulia, tidak gila, serta harus optimis dalam menghadapi dan mengatasi problem kehidupan pada waktu tersebut.

Awal surat Al Qolam menggambarkan pesan Allah SWT kepada beliau untuk melakukan shalat malam dan perintah membaca Al-Qur’an dengan tartil,.

Yang dijanjikan kepada beliau berupa Qaulan Tsaqila, Anugrah kharisma, kalimat yang berbobot dan tangguh dalam menghadapi berbagai macam ujian dan tantangan.

Kata sahabat Ibnu Abbas dalam tafsirnya, setelah beliau menerima wahyu surat Al Muzzammil 1-5, beliau setiap malam melaksanakan shalat yang diikuti oleh istri istri beliau dan para sahabat beliau.

Sehingga, terkesan bahwa shalat malam itu seakan wajib dilaksanakan oleh kaum muslimin.

Dalam Al-Qur’an surat Al Isra 79 (madaniah) Allah SWT kembali menekankan tentang perintah melaksanakan shalat malam dengan penjelasan bahwa shalat malam itu sunat atau tidak wajib.

tetapi, bagi mereka yang melakukannya diberikan janji Maqoman mahmuda, yaitu posisi yang mulia, baik didunia maupun akhirat.

Ayat berikutnya Al-Isra 80 memerintahkan untuk membaca do’a

Tuhan masukanlah aku kepada posisi yang terpuji dan keluarkan aku dari posisi yang lain dengan cara yang terpuji pula dan berilah aku kekuasaan yang benar benar menolong ku.

(“Robbi Adhilni mudhola sidqin waahrijni muhroja sidhqin waj’alli min ladunka sulthonan nasyiro”)

Hikmah & Keutamaan Shalat Malam 

Selain Shalat malam adalah shalat yang paling tinggi nilai pahalanya, banyak juga Hikmah dan keutamaan yang terkandung dalam salat malam. Hikmah  tertuang dalam beberapa ayat al-Qur’an dan pada sejumlah ahadits ;

“Mereka (orang orang yang baik) sedikit tidurnya pada waktu malam dan pada akhir malam mereka memohon ampunan kepada Allah SWT” (QS. Adzariyat 15-18)

Baca juga : Manfaat Membaca Surat Al-Kahfi

“Dan pada sebagian malam maka sujudlah kepadanya dan bertasbihlah kepadanya (QS Ali Imran 23-26) “

Sesungguhnya, Allah tersenyum kepada dua orang. Pertama, orang yang bangun pada malam hari yang dingin dengan meninggalkan tempat tidur dan selimutnya, lalu berwudhu dan shalat,

Allah Azza waJalla bertanya kepada para malaikat, Apa yang mendorong hamba-Ku melakukan hal itu?. Para malaikat menjawab, ‘ Tuhan, ia mengharapkan anugerah-Mu dan takut pada siksaan-Mu!

Allah SWT berfirman, Aku pasti memberi kanapa yang ia harapkan dan memberi rasa aman dari apa yang ia takutkan (HR. Athobaroni.)

“Hendaklah kalian mendirikan salat malam karena salat malam adalah kebiasaan orang-orang shaleh sebelum kalian, pendekatan diri kepada Tuhan kalian, penebus dosa, don pengusir penyakit dari badan” (HR AI-Tirmidzi [hadis no.3549] dan AI-Thabarani dalam (AI-Mu&AI-Kabir 6/317)

“Seorang hamba menjadi sangat dekat kepada Allah pada larut malam. Oleh karena itu, jika kamu mampu berzikir kepada Allah pada saat tersebut, lakukanlah.” (HR Abu Dawud dan AI-Tirmidzi)

Baca juga : Macam-macam Shalat Sunan & Manfaatnya

Abu Umamah meriwayatkan bahwa seseorang bertanya kepada Rasulullah,

“ya Rasulullah, doa apakah yang cepat dikabulkan? Beliau menjawab, (Doa pada) akhir malam dan setelah shalat
fardhu.” (HR Al-Tirmidzi)

Video Bupati Garut Nantikan Kedatangan Wisatawan 

Shalat malam adalah salah satu bentuk tawassul effektif untuk dikabulkan do’a, diampuni dosa, ditenangkan hati, ditangguhkan jiwa, dimudahkan kesulitan, dimantapkan kesabaran, dimudahkan.rizki, disehatkan fisik dan mental, ditambah dan dilestarikan anugerah ni’mat.