Krypto Bybit Pindahkan Kantor Pusat ke Dubai

1.989 dibaca
Thani Al Zeyoudi dan Ben Zhou.

BUANAINDONESIA.CO.ID – Krypto Bybit menyetujui In-Principle dalam menginisiasi Bisnis Aset Virtual dan memindahkan Kantor Pusat Global ke Dubai.

Melalui konferensi pers yang berlangsung pada hari Kamis, 31 maret 2022 lalu dan turut dihadiri oleh Kementerian Ekonomi UEA di KTT Pemerintah Dunia 2022, salah satu bursa mata uang kripto, Bybit, mengumumkan bahwa mereka telah menerima persetujuan in-principle untuk menginisiasi bisnis aset virtual secara komprehensif di Dubai.

Advertisement

Dalam kesempatan yang sama, Bybit juga mengumumkan rencana untuk mendirikan kantor pusat di Dubai yang akan menawarkan serangkaian produk dan layanan kripto secara global di bawah model pasar aset virtual Emirat, yaitu “tes-adaptasi-skala”.

Bybit menegaskan komitmen penuh mereka untuk mendukung upaya regulatif pemerintah UEA serta menyatakan keinginan mereka untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan wawasan industri yang mendalam dengan seluruh pemangku kepentingan.

Bybit pun memegang peranan kunci untuk mengedukasi investor retail dan masyarakat yang lebih luas terkait cara menggunakan aset virtual dengan aman dan bertanggung jawab. Keberadaannya akan membantu UEA untuk mengelola risiko dalam kerangka industri tersebut guna mewujudkan pertumbuhan industri yang bertanggung jawab.

“Keputusan Bybit untuk mendirikan kantor pusat global di Dubai adalah salah satu tonggak penting yang merepresentasikan upaya kami untuk memosisikan UEA sebagai pusat digital global,” ujar H.E. Dr Thani Al Zeyoudi, Menteri Perdagangan Luar Negeri UEA sekaligus menteri yang bertanggung jawab terhadap daya tarik dan retensi bakat di negara tersebut.

“Aset virtual seperti mata uang kripto dan blockchain telah sepenuhnya mengubah wajah keuangan, tambah Thani Al Zeyoudi.

Untuk menjadi yang terdepan dalam industri yang berkembang dengan sangat cepat ini, kami tengah berproses untuk membangun ekosistem yang ramah terhadap bisnis dengan regulasi yang kuat, untuk menarik, mempertahankan, dan mengakomodasi perusahaan dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi.

“Ini merupakan bentuk pembayaran dividen dalam hal FDI generasi berikutnya yang kami lihat akan segera hadir. Secara khusus, upaya ini akan menciptakan peluang kerja dan investasi, serta mengonsolidasikan posisi kami sebagai salah satu tempat paling menarik di dunia untuk ditinggali oleh mereka yang terlibat dalam industri web 3.0 dan aset virtual,” jelas Thani

“Bybit berharap dapat memiliki kantor pusat global di Dubai agar mampu berkontribusi dalam berbagai inovasi aset digital dari perekonomian Emirat yang dinamis,” ungkap Ben Zhou, salah satu pendiri dan CEO Bybit.

Saya yakin bahwa kami dapat membantu pemangku kepentingan untuk lebih memahami industri aset digital yang kompleks dan berkembang dengan sangat cepat ini, tambah Ben Zhou.

“Persetujuan in-principle ini merupakan peluang yang istimewa bagi Bybit untuk mendukung UEA dan ambisinya dalam menjadi pusat teknologi aset virtual global,” ungkap Ben Zhou.

Dipimpin oleh tim manajemen piawai yang sarat akan sumber daya bertalenta dari ranah fintech, IT, aset virtual, investasi, dan legal, Bybit merupakan salah satu platform aset digital dengan pertumbuhan tercepat yang berhasil mencapai volume perdagangan harian tertinggi sebesar US$76 miliar pada Mei 2021.

Saat ini, Bybit merupakan bisnis aset virtual ketiga yang paling sering dikunjungi secara digital di dunia.

Kantor pusat baru Bybit diharapkan dapat beroperasi pada awal April 2022 dan saat ini telah memulai proses perekrutan talenta-talenta baru dan sedang berproses untuk mentransfer tim serta tenaga operasi yang telah ada ke rumah baru mereka di Dubai.

Bulan ini, Undang-Undang Peraturan Aset Virtual Dubai yang baru diumumkan. Secara khusus, UU tersebut bertujuan untuk membangun kerangka regulasi yang mampu mendorong pertumbuhan industri aset virtual, menyediakan pagar pelindung yang kukuh bagi investor, memfasilitasi transparansi lintas batas, dan menjamin integritas pasar global.*(sumber: Media OutReach)