
BANYUASIN, Buana Indonesia- Pejabat Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Banyuasin merki bakri mengatakan bahwa pihaknya berusaha memperbaiki seluruh sekolah yang rusak baik berat sedang maupun ringan, sudah selesai semua “kita berharap diakhir masa jabatan bupati semua sekolah sudah selesai direhab, sehingga dimasa akhir jabatan bupati seluruh sekolah tidak ada yang rusak”ucap merki saat ditemui dituang kerjammya selasa (26/03)
Informasi yang berhasil dihimpun media ini masa jabatan Bupati Banyuasin akan berakhir pada tanggal 14 agustus 2013 yang akan datang
Menurut merki didalan usahanya untuk merehab seluruh ruang kelas yang ada dibanyuasin itu tidak semudah membalikan telapak tangan, banyak kendala-kendala yang harus dihanapinya antara lain minimnya anggaran APBD Banyuasin ,dikatakannya bahwa dinasnya hanya mendapatkan anggaran APBD Banyusin sebesar 600 milyar”itu belum dipotong untuk gajih pegawai belum lagi untuk kegiatan program sekolah geratis dan ditambah kegiatan-kegiatan lain” lanjutnya
Oleh karna itu sambungnya pihaknya masih mengharaplam bantuan dana dari pusat “kami telah mengajuukan usulan kepada pemerintah pusat utuk rehab ruang sekolah namun demikian sampai saat ini kami belum bisa memastikan tentang berapa ruang sekolah yang nantinya akan dibantu’terangnya
Dikatakannya bahwa saat ini pihaknya masih menunggu tentang juklak (petunjuk pelaksanaan) dan juknisnya (petunjuk teknis) “setelah mendapatkan juklak dan juknisnya baru kita bisa memprediksikan berapa jumlah ruang sekolah yang akan dibangun” tuturnya
Kalau informasinya rehab ruang sekolah pada tahun ini lebih sedikit dibandingkan tahun 2012 yang lalu, selain itu untuk tahun ini pemerintah pusat hanya menganggarkan perehaban sekolah yang rusak sedang “untuk rehab berat tahun ini tidak ada” ulasnya
Namun demikian pihakmya akan tetap berusaha untuk membangun seluruh ruang rekolah yang perlu direhap “kita akan berusaha menganggarkan pada anggaran APBD perubahan”pungkasnya(BI)







