Ini Pernyataan Ilham Pebrika Sang Guru Yang Di Tempatkan Di Pedalaman

24.870 dibaca

BUANA ACEH.COM, ACEH UTARA –  Tenaga pengajar sekolah pedalaman merasa lebih dihargai. Meskipun setiap hari berada di kawasan terpencil, namun pengabdian guru di sana mendapat apresiasi dari para wali murid.

Guru Program Sekolah Indonesia mengajar, Ilham Pebrika, mengaku terharu dengan sambutan warga pedalaman Riseh, Kecamatan Sawang Aceh Utara. Selama berada di Sawang, pemuda dari Jakarta ini mengajar di SDN-20. Ilham hampir lima tahun mengajar di pedalaman kabupaten tersebut.

“Berada di sini seperti dalam keluarga sendiri,” jelas Ilham Kepada BUANAACEH pada acara perpisahan dengan para murid, Sabtu /3 Desember 2016. Dia mengaku akan kembali ke Jakarta untuk melanjurkan pendidikan. Sementara, posisinya akan digantikan guru lain juga dari Yayasan Indonesia Mengajar.

Ratuan murid bersama orang tua ikut hadir pada acara perpisahaan tersebut.  Mereka mengatakan, Ilham telah banyak membantu mengembangkan pendidikan sekolah terpencil, meskipun tidak pernah menerima imbalan dari warga. “Sekolah kami semakin maju, anak-anak sudah pandai seperti anak sekolah di kota,” sebut komite sekolah mewakili wali murid.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Aceh Utara, melalui Kepala UPTD Sawang, M.Nasir, SPd menyampai terimakasih kepada para guru Indonesia Mengajar. Selain di Riseh, mereka juga mengajar di pemukiman transmigrasi lokal Ara Silu. “Semoga pengabdian mereka, menjadi amal baik,”Ujarnya “.

Selama berada di sekolah terpencil, mereka juga memberi motivasi kepada tenaga pengajar setempat. Tujuannya, agar lebih kreatif dalam mengajar anak-anak. Oleh sebab itu, sejumlah guru juga menyampaikan terimakasih, pada acara perpisahan.

M.Nasir juga menambahkan, Kecamatan Sawang membutuhkan guru kreatif untuk sejumlah sekolah terpencil. Sekitar 11 sekolah di kecamatan tersebut, berada di kawasan pedalaman. “Kita butuh guru kreatif dan berprestasi untuk mengembangkan  sekolah terpencil,” tambahnya. Selain guru, sekolah terpencil juga butuh kepala sekolah yang mampu meningkatkan pembangunan sarana pendidikan.

Bagaimana Menurut Anda?