Baru Selesai Dibangun Drainase di Gampong Lhok Reudep Kecamatan Tanah Jambo Aye Ambruk

13.535 dibaca
Baru Selesai Dibangun Drainase di Gampong Lhok Reudep Kecamatan Tanah Jambo Aye Ambruk

BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH UTARA – Belum lama usai dikerjakan, Drainase yang dibangun menggunakan dana desa di Gampong Lhok Reudep, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, ambruk. Sejumlah pihak menuding, proyek tersebut dikerjakan asal jadi.

Seorang Tuha Peut Gampong Lhok Reudep, yang enggan ditulis namanya, kepada Buanaindonesia, menyebutkan, ada sekitar 25 meter drainase tersebut ambruk. “Saluran air ke sawah ini ambruk, coba lihat dinding drainase sudah jebol. Padahal baru saja selesai dikerjakan, saya juga tidak mengetahui berapa jumlah dana yang dianggarkan untuk proyek ini,” kata sumber itu Jumat (4/8/2017).

Dikatakan dia, saluran yang rusak panjangnya sekitar 25 meter, mungkin ini akibat terendam air hujan yang mengalir kesaluran pada saat pengerjaan proyek. Ambruknya dinding drainase tersebut membuat saluran tersumbat, sehingga air tidak bisa mengalir ke lahan atau sawah petani,” sebut sumber tersebut.

Pihaknya berharap, agar saluran air itu harus segera diperbaiki kembali, jika tidak dibangun, maka anggaran untuk pembangunan drainase tersebut dianggap sia-sia.”

Kami harapkan kepada  keuchik  supaya secepatnya melakukan perbaikan drainase yang rusak tersebut. Sehingga  proyek tersebut tidak mubazir dan pembangunannya tidak terkesan asal jadi,” sebut dia.

Terpisah, endi, salah seorang warga setempat juga mengharapkan hal yang sama. “Saluran drainase ini ambruk dan rusak parah diduga karena diterjang air hujan yang menggenangi di sisi dinding bangunan, namun kini dindingnya sudah ambruk, kami nengharapkan semoga Pak Keuchik memperbaikinya kembali.”tandasnya

Warga lainnya di lokasi itu mengatakan, kerusakan drainase ini sudah lebih dari satu bulan. Hal tersebut terlihat dari bekas air yang melintas dari dinding saluran jalan itu yang sudah seperti anak air yang memiliki parit.

“Saluran air ini sudah lebih dari satu bulan rusak. Tetapi sampai saat ini belum ada upaya perbaikan dari pihak keuchik,” katanya.

Menurut mereka, pembangunan drainase tersebut rusak sekitar kurang dari dua  bulan usai dibangun. Sehingga dituding proyek ini dikerjakan asal jadi.

Sementara itu, Ibrahim Ahmad selaku Keuchik Gampong  Lhoek Reudeup mengakui, bahwa drainase yang rusak itu sekitar 25 meter.

“Saya berjanji akan memperbaiki kembali, walaupun anggaran sudah habis, proyek itu memakai anggaran ADG 2016. Ukuran  lebar sekitar 60 sentimeter dan kedalaman sekitar 70 sentimeter,” ucap Ibrahim saat dijumpai media ini. (Azhar.)

Caption- Bangunan drainase yang dibangun menggunakan dana desa di Gampong Lhoek Reudeup, ambruk belum lama usai dikerjakan. Foto direkam Jumat (4/8/2017). (Azhar)

Bagaimana Menurut Anda?