Tak Ada Jembatan, Masyarakat Desa di Aceh Utara Bertaruh Nyawa Sebrangi Sungai

13.833 dibaca

ACEH UTARA, BunanaIndonesia.com – Masyarakat gampong Flupakam, kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara, sangat berharap adanya jembatan penghubung antara desa mereka dan desa Blang Pante, agar aktifitas antar masyarakat disana bisa berjalan lancar.
Jol Hardini Anwar, ketua LSM Jaringan Komonitas Sosial Aceh (JKSA), sangat menyesalkan sikap pemerintah Aceh Utara yang berkesan kurang memperhatikan nasib Masyarakat  pedalaman yang ada di kabupaten Aceh Utara.
Menurut Jol Hardini, masyarakat Flukapam yang mayoritas sebagai petani, sangat mengharapkan adanya pembangunan jembatan penghubung, agar masyarakat disana mudah membawa hasil pertanian mereka ketika hendak dipasarkan.
Selama ini, masyarakat harus membawa hasil panen ke pasar, dengan cara memikul dan mengarungi sungai yang mengalir deras, dan membahayakan keselamatan mereka.
Jol Hardini pun mengatakan, Pemerintah Aceh Utara sudah selayaknya membangun jembatan penghubung tersebut, karena selama ini para pelajar yang akan berangkat ke sekolah pun harus mengarungi sungai keureutoe.
Pemerintah gampong Flupakam juga sudah beberapa kali mengajukan permohonan pembangunan jembatan penghubung tersebut, kepada Bupati Aceh Utara, tapi sampai saat ini belum ada respons atau realisasinya.

Bagaimana Menurut Anda?