Yara Minta Penegak Hukum Usut Proyek, Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah

16.024 dibaca

BUANAACEH.COM, ACEH UTARA – Pemkab Aceh Utara telah mengeluarkan dana sejumlah Rp800 juta melalui APBK TA-2016, untuk penimbunan halaman Perpustakaan dan Arsip Daerah. Namun sepanjang halaman masih tergenang air, sehinga Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) mempertanyakan pengerjaan proyek tersebut.

Staf Khusus YARA, Hasanuddin kepada BUANAACEH, Selasa 15 November 2016 menyebutkan, proyek penimbunan halaman perpustaakan telah menguras dana daerah mencapai Rp800 juta. “Namun ironisnya bagian depan halaman saja masih tergenang air,” jelasnya.

Gedung Perpustakaan dan Arsip Daerah Pemkab Aceh Utara dibangun di Gampong Menasah Ranto, Kecamatan Lhoksukon. Sebelumnya, pemerintah juga telah membangun  pavling block di halaman perpustakaan. Namun kondisinya berantakan, YARA mensinyalir pembangunan fasilitas bantuan pemerintah untuk perpustkaan dibangun asal jadi.

YARA meminta aparat penegak hukum segera mengusut kasus pembangunan bantuan pemerintah untuk perpustakaan. Selain pembangunan infrastruktur, anggaran pengadaan buku juga harus diawasi. Pengadaan buku perpustakaan dari APBK TA-2016 dengan nilai Pagu mencapai Rp849.974.000. Bila bantuan tersebut tidak diawasi, seperti hal pembangunan pavling block yang telah rusak, akan merugikan negara.

Media BUANAACEH.COM mencoba mehubungi Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Yusri, melalui telp genggam untuk komfirmasi, namun kepala kantor tersebut enggan untuk mengangkat HP nya.

Bagaimana Menurut Anda?