OGAN ILIR, buanaindonesia.com– Alokasi Pupuk bersubsidi sektor pertanian Kabupaten Ogan Ilir Provinnsi Sumatera Selatan pada tahun 2014 ini menurun dibanding tahun 2013 lalu hal tersebut dikatakan oleh kepala Dinas Pertanian, perkebunan dan kehutanan, Wawan Wiguna,SP melalui kepala bidang pertanian Ir,Diah Fitriani. Kamis ( 23/01/14)
Dikatakan nya, pengurangan pasokan itu bukan hanya dialami Kabupaten Ogan Ilir saja melainkan setiap kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan “kuota pasokan pupuk bersubsidi dari pemerintah pusat bukan hanya untuk kabupaten Ogan Ilir saja, melainkan setiap kabupaten di provinsi sumatera selatan mengalami pengurangan. Salah satu faktor penurunan alokasi pupuk tersebut dikarnakan serapan pupuk yang kian berkurang pada lahan pertanian” ucap Diah
Adapun jenis pupuk bersubsidi yang mengalami penurunan dari tahun 2013 lalu adalah pupuk Urea sebanyak 5%, pupuk SP-36 sebanyak 50%, pupuk ZA sebanyak 30%, pupuk Organik,50% dan pupuk NPK mengalami penurunan sebanyak 50%.
Untuk meningkatkan hasil produksi, diharapkan para petani mengajukan permohonan pembelian pupuk bersunsidi kepada dinas Pertanian, perkebunan dan perhutanan Ogan Ilir karna pupuk tersebut tidak diberikan secara cuma-cuma. Untuk kisaran harga nya sesuai HET ( Harga Eceran Tertinggi ) sebagai berikut. Untuk Urea, 1800 perkilo. SP-36, 2000 perkilo, ZA, 1400,- Perkilo. NPK, 2,300,- perkilo dan pupuk Organik 500,- perkilo.
Ditambahkan nya, Jika memang kebutuhan petani akan pupuk, pihaknya akan alokasikan lagi, demi mewujudkan harapan bagi setiap petani agar dapat memetik hasil dan dapat menjadi contoh sentra pertanian di sumatera selatan, Harapnya (mie)







