BANYUASIN, buanaindonesia.com- bangunan selasar RSUD Kabupaten Banyuasin yang menggunakan dana ABT Tahun 2013 dari Dinas PU Cipta Karya diduga dikerjakan asal-asalan, pasalnya belum lama dibangun sudah tampak pecah-pecah.
Yudi salah satu pasien rumah sakit mengatakan, proyek tersebut diduga dikerjakan asal-asalan karena saat ini sudah pecah-pecah dan tanpa keramik. ”sunguh sangat di sayangkan proyek ratusan juta tersebu baru selesai dikerjakan beberapa bulan saja namun sudah pecah-pecah, dan setau saya dimana-mana yang namanya selasar rumah sakit itu pasti pakai keramik”terangnya selasa (11/2/2014).
Ditempat terpisah Kepala Bagian Tata Ruang dan Tata Bangunan Dinas PU cipta Karya Kabupaten Banyuasin menjelaskan kalau proyek tersebut merupakan proyek Angaran Belanja Tambahan (ABT) yang dananya sekitar Rp 180.”itu memang proyek dari Dinas kita yang merupakan angaran ABT 2013 dengan dana Rp 180 Juta, “ucapnya
Dikatakannya untuk masalah keramik, dari RAB nya memang tidak ada, namun mengenai pecah-pecah pihaknya segera akan memanggil pihak kontraktornya untuk segera memperbaikinya “kalau masalah pecah-pecah secepatnya akan kita pangil Kontraktornya”bebernya(amd)








