PALEMBANG, Buanaindonesia.com – Pembangunan Fly over simpang empat Jakabaring terhenti terhitung mulai 16 februari yang lalu, Sebab pembangunannya dikerjakan dengan proses bertahap pertahun, dan tahun ini telah berakhir dengan menggunakan tahun anggaran 2013. Hal tersebut diungkapkan oleh Pejabat Pembuat Konmitmen (PPK) Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) Wilayah III Sumatera Selatan (Sumsel), A.Taruna Jaya, saat dikonfirmasi melalui telephonenya, kamis (27/02/14).
“Kebijakan pembangunan fly over jakabaring, saya hanya tau secara umumnya saja,”jelasnya melalui telephonenya
Dikatakannya, pembangunan fly over menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), bukan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) oleh karena itu pembangunannya harus disesuiakan dengan kondisi keuangan daerah.”Pembangunan untuk anggaran 2013 telah selesai, sekarang masuk anggaran 2014 ini, kita akantender ulang,”jelasnya.
Lebih lanjut Dia menjelaskan, saat ini kemungkinan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Sumsel tengah menganggarkan dana pembangunan flyover untuk tahun 2014, setelah dianggarkan barulah pihaknya melakukan tender kembali.
“Soal besarannya akan disesuaikan dengan kondisi keuangandaerah tentunya,” jelasnya.
Selanjutnya Dia menambahkan, pembangunan flyover kemungkinan terhambat karena pada tahun 2013 lalu pemprov banyak mengeluarkan anggaran karena pengalokasian pemilihan kepala daerah (pemilukada) gubernur.
“Dana penyelenggaraan pemilu tak hanya pemerintah pusat tapi juga pemerintah daerah sehingga anggaran pun jadi terbagi-bagi, apalagi di tahun 2014 ini menjelang pemilihan legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres),”katanya
Dia mengakui, Bahwa untuk pembangunan fly over sekarang pembangunannya memang terhambat maka pihaknya meminta kepada masyarakat untuk bersabar.
“Kami juga meminta masyarakat untuk mengerti karena memang anggaran pembangunan fly over besar, sedangkan pemprov harus berbagi dana dengan pembangunan yang lainnya juga,” Tutupnya (ward)







