
BUANAINDONESIA.CO.ID – November 2017 publik dihebohkan dengan sebuah video sepasang muda mudi yang diseret dan diarak massa. Keduanya ditelanjangi. Massa menuding keduanya telah berbuat mesum. Tak lama dari video itu viral di sosial media, polisi bergerak cepat menyelidiki kejadian itu. Kembali publik dikejutkan dengan fakta yang berhasil dirangkai polisi. Massa ternyata salah sasaran. Dua muda mudi yang dipermalukan dan dianiayai dimuka publik tersebut ternyata tidak melakukan hal yang dituduhkan.
Kejadian di Cikupa, Tangerang Banten itu bukan kali ini saja terjadi, sebelumnya Indonesia juga digegerkan dengan kejadian seorang pria dibakar massa karena dituding mencuri amplifier sebuah mesjid di Bekasi. Telusur punya telusur, pria itu ternyata tukang service alat elektronik yang sedang shalat di mesjid itu. Apa yang melatarbelakangi kejadian – kejadian main hakim sendiri itu terus terjadi. Kami coba merangkum rentetan kejadian main hakim sendiri dari seluruh Indonesia yang berhasil dipotret media massa sepanjang Januari hingga November 2017. Terbanyak kejadian terjadi pada Oktober dengan 19 kejadian, kedua bulan November 18 kejadian, Juni 10 kejadian.
Media sendiri memotret total ada sekitar 110 kejadian main hakim sendiri. Jumlah korban dari aksi main hakim sendiri ini sepanjang Januari hingga November 2017 tercatat mencapai 138 orang, 17 diantaranya tewas. Rata – rata korbannya menanggung kerugian materi yang tidak sedikit, bahkan ada yang sampai tewas ditangan ‘ algojo – algojo’ beringas ini.
Kejadian ini terjadi diberbagai provinsi, Jawa Barat terpotret sebagai provinsi dengan kejadian terbanyak, sekitar 33 peristiwa terjadi selama periode ini. disusul Jawa Timur 16 kejadian dan 12 kejadian terjadi di DKI Jakarta.
Pemicu main hakim sendiri ini juga beragam. Media memberitakan tindakan kekerasan kolektif ini dipicu dengan latar belakang berbagai tudingan terhadap korban, diantaranya pemicu tudingan korban melakukan tindak pidana, berbuat asusila, kesalahpahaman, seperti yang menimpa profesi jurnalis hingga pemicu ekonomi, seperti persaingan antara angkutan konvensional dan angkutan online misalnya
Framing media juga memotret ada 2 pelaku dalam tiap kejadian main hakim sendiri, bukan hanya masyarakat, aparatpun sempat terpotret melakukan aksi main hakim sendiri. Di periode ini, dalam 107 kejadian, pelaku seluruhnya adalah masyarakat.
( INFOGRAFIS : FARIS HADI ABDULLAH )









