Alex Noerdin Sidak Pasar Tradisional Betung

8.977 dilihat

BANYUASIN, buanaindonesia.com Puasa pertama bulan ramadhan 1433H, Gubernur Sumatera Selatan, H Alex Noerdin, didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan propinsi Sumatera Selatan, sabtu (21/7/2012), menggelar sidak ke pasar tradisional kecamatan Betung, kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Hal ini dilakukan, guna memantau ketersediaan barang, serta monitoring harga di bulan suci ramadhan dan hari raya idhul fitri 1433H.

Advertisement

Gubernur sumatera selatan, H Alex Noerdin, sabtu pagi, mendatangi satu persatu lapak pedagang yang menjual kebutuhan pokok, seperti beras, cabai, bawang merah, gula, minyak sayur, serta daging ayam dan daging sapi.

Hampir seluruh bahan pokok, termasuk daging, ikan, dan ayam, mengalami kenaikan. Kenaikan bahan tersebut masih dianggap wajar, harga daging ayam berkisar 38 ribu rupiah, yang sebelumnya hanya 30 ribu.

Kenaikan tersebut disebabkan meningkatnya permintaan, sementara pasokan berkurang, tak hanya harga daging sapi dan daging ayam yang mengalami kenaikan, kenaikan juga terjadi pada komoditi sayuran, cabai, beras, minyak sayur, dan telur, hingga 5 sampai dengan 8 persen perkilogramnya.

Saat melakukan sidak, selain memantau harga-harga, Gubernur Sumatera Selatan, juga turut langsung mencoba membeli kebutuhan berbuka puasa, yang dimaksudkan untuk dibagikan kepada masyarakat pedagang sekitarnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan harga, pemerintah Sumatera Selatan akan memonitoring langsung dengan melakukan pasar murah serta menambah pasokan, stok sembako dan daging sapi dijamin aman hingga lebaran nanti.

Gubernur meminta agar adanya penertiban pedagang dipasar pagi Betung, karena dianggap masih nampak adanya persaingan antara pedagang dibagian belakang dan di depan, selain itu juga masih adanya jalan los dan kios yang becek.

“keadaanya sudah cukup baik, Cuma perlu diperhatikan karena masih ada beberapa tempat yang masih becek. Sejauh ini antara pedagang yang berlokasi di belakang dan didepan kelihatan masih ada persaingan, oleh karena itu diharapkan dapat diatur hingga semua pedagang dapat sama-sama diuntungkan”, ungkap Alex Noerdin

Masih menurut Alex, bahwa untuk stok sembako, daging dan bahan lainnya masih dianggap cukup aman, meski adanya kenaikan yang tidak begitu mencolok dan hampir sama dengan kondisi di daerah lainnya.

Untuk mengantisipasi adanya kenakalan pedagang dengan cara menimbun bahan pokok, H Nasrun Umar selaku Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Sumatera Selatan, saat mendapangi Gubernur Sumsel dalam sidaknya mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak dinas perindag kabupaten/kota.

“Yang seharusnya melakukan pengawasan akan adanya penimbunan adalah tingkat yang paling utama yaitu tingkat kabupaten/kota yang bersangkutan. Koordinasi dilakukan dalam rangka memberikan tindakan tegas bagi oknum, karena hal tersebut akan mengakibatkan kelangkaan bahan pokok yang secara otomatis akan membuat harga melambung. Jika hal itu terjadi maka pada tingkat distributor SITU, SIUP dan TDPnya akan ditinjau ulang”, ungkap H Nasrun Umar.

Lebih lanjut Nasrun Umar mengatakan, bahwa dalam bulan ramadhan ini, pihak propinsi Sumatera Selatan telah meluncurkan program bantuan gubernur dalam bentuk sembako murah, dan akan didistribusikan ke 15 kabupaten/kota dalam Sumatera Selatan. (bi)

Advertisement