BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Seyogyanya, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR ) dengan Dinas Perumahan dan Pemukiman ( Perkim ) ibarat Ibu dan Anak, atau Kakak beradik.
Tetapi tidak dengan yang ada di kabupaten Garut, Antara PUPR dan Perkim bagaikan Israel dan Palestina yang dipisahkan oleh pagar besi yang sangat Kokoh.
Dari infomasi petugas Dinas Perkim yang namanya minta dirahasiakan menyampaikan pada hari Sabtu ( 12/11), ketika akan mengambil bahan bangunan untuk bencana kebakaran, ada akses jalan masuk dari belakang yang biasa untuk kendaraan roda dua dan pengguna jalan lainnya menjadi tidak ada lagi atau di tutup.
” Saya tidak tahu Dinas mana yang menutup akses jalan itu, tetapi tiba – tiba jalan tersebut sudah di pagar besi” ucapnya. Sabtu 12 November 2022.
Kristian warga Wanaraja Garut berpendapat, dirinya menilai ada ketidaksingkronan antara Dinas PUPR dan Dinas Perkim saat ini.
” Lihat saja akses jalan aja sampai diberi pagar pembatas, tetapi dengan ditutupnya akses jalan, memperlihatkan bahwa kedua instansi ini tidak singkron” ungkap Kristian.
Padahal sambungnya, dua instansi tersebut merupakan satu kesatuan dari Kementerian yang sama.
” Itu kan satu kementerian dari Kementerian PUPR, tetapi kelihatannya tidak singkron, sampai – sampai akses jalan aja ditutupi pagar, seperti Israel dan Palestina saja” kelakarnya.
Saat dimintai keterangannya, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman H Ahmad Mulyana menyampaikan, pihaknya tidak mengetahui adanya pemagaran di lingkungan kantor dinasnya.
” Saya kurang tahu yah, nanti coba saya cek di jam kerja hari Senin, yang saya tahu ada pintu masuk yang mengakses kedua kantor dinas ini” papar Ahmad.
Sementara kepala Dinas PUPR Luna Avriantini, saat dikonfirmasi Buanaindonesia hingga berita ini tayang belum memberikan jawaban klarifikasinya.








