
BUANAINDONESIA.CO.ID PALEMBANG – Berakhirnya penerimaan peserta didik baru atau ppdb menyisakan keprihatinan untuk sekolah dasar negeri 20 palembang, yang berlokasi di jalan utama, kelurahan demang lebar daun, kecamatan ilir barat satu palembang.
Pasalnya, pendaftaran yang dibuka online itu, tak satu pun calon siswa yang mendaftar ke sekolah ini atau nihil.
Hal ini membuat sekolah terpaksa memperpanjang ppdb secara offline hingga ajaran baru nanti.
Salah satu guru sd n 20 palembang, rindi oktariani, mengatakan, sekolah kini baru menerima 3 orang calon siswa dari pendaftaran langsung tersebut.
Kondisi ini sudah dirasakan sekolah sejak tahun kemarin yang hanya menerima 7 orang peserta didik.
Kesulitan orang tua calon siswa pada sistem pendaftaran online menjadi penyebab atau kendalanya, ditambah kebanyakan calon siswa memilih sekolah lain dengan tingkatan akreditasi lebih tinggi di kawasan itu.
Meski nantinya sampai ajaran baru dimulai jumlah siswa masih demikian sekolah memastikan pembelajaran tetap akan dilanjutkan dengan kurikulum merdeka. Secara keseluruhan, jumlah siswa sd n 20 palembang saat ini berjumlah 87 orang siswa dengan 10 orang guru dan 6 ruang kelas.
Menurut Rindi, masyarakat belum banyak yang tau sitem online, sehingga menjadi kendala untuk mendaftarkan diri kesekolah sd negeri 20 palembang ini. “system online ini sejak covid sebenarnya. Nah karena setara disini orang orangnya belum tau it belum pagam it sehingga terkendala ngak bisa online ini, jadi bisa datang langsung kesekolah, untuk saat ini saja tahun ini saja koosng siswanya, baru 3 untuk off line ya. tetap jalan, biasanya insya allah ada yang pindah-pindah,”katanya.
Kedepan, tenaga pengajar di sd negeri 20 mengharapkan, ppdb dapat merata dengan rombongan belajar atau rombel per kelasnya sesuai standar berisi 28 siswa.







