Viral, Akibat Longsor, Warga Berobat Digotong Jalan Kaki, Warga Minta Jalan Alternative

6.069 dilihat
Akibat akses jalan tertutup longsor, seorang warga yang ingin berobat, di desa lubuk nipis kecamatan panang enim kabupaten muara enim sumatera selatan, terpaksa digotong beramai ramai dengan berjalan kaki sejauh satu kilometer lebih menuju puskesmas terdekat, pada minggu yang lalu,16/06/2024).

BUANAINDONESIA.CO.ID  MUARA ENIM – Akibat akses jalan tertutup longsor, seorang warga yang ingin berobat, di desa lubuk nipis kecamatan panang enim kabupaten muara enim sumatera selatan, terpaksa digotong beramai ramai dengan berjalan kaki sejauh satu kilometer lebih menuju puskesmas terdekat, pada minggu yang lalu (16/06/2024).

Ia digotong dan ditandu menggunakan kasur karena bermaksud ingin berobat.

Advertisement

Meski cukup mengalami kesulitan untuk membawanya ke puskesmas terdekat, namun tak menyurutkan bagi mereka untuk sampai ketujuan.

Setelah menempuh perjalanan satu kilometer lebih warga akhirnya berhasil membawa warganya
Ia ditandu dan digotong lantaran akses jalan dari desanya menuju puskesmas tertutup longsor.

Diketahui longsor ini terjadi setelah turun hujan deras di desa lubuk nipis, kecamatan panang enim kabupaten muara enim pada hari sabtu, (15/06/2024).

Warga pun mengalami kesulitan untuk melintas termasuk kendaraan roda dua maupun roda empat. selain itu tak ada akses jalan lain untuk dilalui.

Menurut keterangan superi sekretaris desa lubuk nipis, saat ditemui kamis siang, (20/6/2024), ruas jalan ini merupakan satu satunya akses jalan untuk keluar masuk desa lubuk nipis, dan ketika tertutup longsor warga yang berada di desa lubuk nipis terisolir.

Warga berharap kepada pemerintah daerah muara enim agar bisa membangun jalan alternative.
“kemarin itu sudah dikirim eksavator yang ukuran 50, sekarang alhamdulillah dikirim lagi ukuran 200.” Kata Superi, sekretaris desa lubuk nipis.

“untuk masyrakat berterima kasih kepada pemda muara enim mengadakan alat berat disekitaran desa lubuk nipis dengan ini kami mendukung sepenuhnya, kata zulkifli zahri,warga desa lubuk nipis.

Saat ini akses jalan masih tertimbun longsor, dan saat ini masyarakat hanya dibantu alat exavator kecil untuk mengeruk tanah agar bisa dilalui.

Advertisement