
BUANAINDOMESIA.CO.ID, GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut terus mendorong penguatan transparansi dan kualitas pelayanan publik melalui pengembangan aplikasi Sagarut. Hal ini dibahas dalam Rapat Koordinasi yang dipimpin langsung Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di Ruang Rapat Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kamis (30/4/2026).
Aplikasi Sagarut dirancang sebagai platform digital terpadu yang mampu menampung pengaduan masyarakat sekaligus memantau respons pemerintah secara terukur dan terbuka. Melalui sistem ini, kinerja perangkat daerah diharapkan dapat terdokumentasi dengan baik dan mudah diakses publik.
Bupati Garut menekankan bahwa selama ini berbagai program dan penanganan masalah telah dilakukan oleh SKPD, namun belum sepenuhnya tersampaikan secara transparan kepada masyarakat. Kehadiran Sagarut diharapkan menjadi solusi untuk menjembatani hal tersebut.
Ia juga menyampaikan bahwa implementasi digitalisasi dilakukan secara bertahap agar berjalan optimal. Tahapan ini mencakup penguatan layanan administrasi publik hingga pengembangan sistem e-ticketing di masa mendatang.
“Transformasi digital memang menjadi kebutuhan, namun harus dilakukan secara terukur agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Bupati.
Sementara itu, Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, mengungkapkan bahwa pengembangan Sagarut pada tahun kedua akan difokuskan pada integrasi layanan, termasuk sistem e-ticketing yang dinilai penting untuk mendukung sektor pariwisata dan fasilitas olahraga.
Ia berharap aplikasi ini dapat menjadi rujukan utama masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, pengaduan, maupun memperoleh informasi layanan publik secara terstruktur, sehingga tidak lagi bergantung pada media sosial sebagai kanal utama komunikasi.
Menurutnya, sinergi antara pengembang aplikasi dan seluruh SKPD menjadi kunci keberhasilan implementasi Sagarut agar dapat segera dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat.








